Arsip untuk Juni, 2009

Hegemoni IranBy Dr. Ragheb Sirjani

Translated by: Abo Hozaifah Al Atsary

Dapat dipastikan bahwa banyak dari pembaca kaget saat membaca sejarah perkembangan Syi’ah. Tentunya kami tidak menulis sejarah untuk sekedar tambah wawasan, akan tetapi agar mengambil ‘ibrah dan pelajaran, lalu dapat berinteraksi dengan berbagai krisis yang menyelimuti kita dengan cara lebih baik dan visi yang lebih jelas.

Oleh karenanya, mengabaikan sejarah tadi merupakan kejahatan terhadap generasi mendatang. Kita seakan menutup diri dari cahaya saat enggan mempelajari akar masalah ini, apalagi kita telah diperintah jauh sebelumnya untuk mempelajari kisah umat-umat terdahulu dan menerapkan pelajaran yang dikandungnya pada realita kita sekarang. (lebih…)

Ikhwati fillah, ada apa sebenarnya antara syi’ah dengan para sahabat? Mengapa Ahmedinejad saat menang pemilu justeru menghujat sahabat? sebagaimana yg dilansir oleh eramuslim.com… Apakah antara dia dan para sahabat ada masalah warisan, sengketa perdata, atau semisalnya?
Mengapa mereka menghujat orang-orang yang telah wafat lebih dari 1300 tahun yg lalu… Mengapa syi’ah menjadikan Umar sebagai musuh nomor satunya, lalu disusul Abu Bakar, baru kemudian Iblis?? sebagaimana dalam postingan saya yg lalu (musuh utama syi’ah) (lebih…)

Menyambung postingan sebelumnya ttg agama syi’ah… Tahukah Anda bahwa Syi’ah sangat tepat bila diartikan syirik dan bid’ah? mengapa bisa begitu? Lihat saja bagaimana sikap mereka kepada para imam yang diyakini makshum tsb… Bahkan bila diperhatikan, syirik mereka jauh lebih parah dari syiriknya Abu Jahal dan Abu Lahab. Keduanya tidak diragukan sebagai orang kafir dan musuh Islam, namun demikian syirik mereka masih lebih ringan… karena mereka hanya syirik ketika kondisi lapang, sedangkan saat mereka terjepit mereka hanya menyeru Allah saja. Simaklah bagaimana firman Allah ttg kaum musyrikin zaman Nabi dalam ayat berikut:

فَإِذَا رَكِبُوا فِي الْفُلْكِ دَعَوُا اللَّهَ مُخْلِصِينَ لَهُ الدِّينَ فَلَمَّا نَجَّاهُمْ إِلَى الْبَرِّ إِذَا هُمْ يُشْرِكُونَ    العنكبوت : 65

pabila mereka berada di atas kapal, mereka memurnikan doanya kepada Allah, namun setelah Allah menyelamatkan mereka, tiba-tiba mereka menyekutukan Allah (Al Ankabut: 65). (lebih…)

Musuh Utama Syi’ah

Posted: 17 Juni 2009 in bantahan, Syi'ah
Tag:, , , ,

Memang, sekarang kita hidup di zaman yang penuh fitnah. Bukan zamannya yang salah, tapi manusia-nya yang membuat fitnah. Salah satu fitnah terbesar zaman ini adalah fitnah firqah-firqah sesat yang demikian gencar mendakwahkan ajaran sesat mereka. Entah dengan mengusung syi’ar-syi’ar menarik seperti ‘mengikuti ahlul bait’, atau ‘anti AS dan Isarel’, atau yang lainnya.

Di antara firqah sesat yang paling gencar berdakwah saat ini adalah Syi’ah Imamiah Itsna Asyariah yang mendapat dukungan dari Iran. Mereka tahu benar bahwa orang Indonesia memiliki ciri khas mudah dipengaruhi, apalagi bila ada iming-iming harta dan ‘wanita’ (baca: mut’ah). Mereka membuka kesempatan bagi mahasiswa Indo untuk belajar ke Qom, Iran… semuanya memang tidak pakai duit, tapi ada harga mahal yang harus dibayar setelah dia belajar ke sana… (lebih…)

kisah para nabiIkhwati fillah, sungguh, tiada kitab yang lebih indah dari Al Qur’an… kitab yang menjelaskan segalanya dengan penuh hikmah. Ketika mengabarkan sesuatu, maka kabarnya adalah yang paling benar dan nyata… lalu ketika menyebut suatu perintah atau larangan, maka itulah perintah dan larangan yang paling utama dan relevan… dan ketika menyebut janji atau ancaman, maka itulah yang paling sesuai dengan hikmah Allah serta fadhilah-Nya.       

            Demikian halnya saat Al Qur’an bercerita tentang para nabi dan rasul, pastilah mereka yang diceritakan lebih sempurna dan mulia dari yang lain. Karenanya, Al Qur’an sering kali mengulang-ulang kisah sebagian Nabi yang dinilai lebih afdhal dari lainnya… ia mengangkat kedudukan mereka lewat (lebih…)

(mukaddimah bag. 2 – habis)           

Ikhwati fillah, melanjutkan tulisan sebelumnya, kali ini saya akan berbicara tentang macam-macam kisah dalam Al Qur’an, faidah dari kisah-kisah tersebut dan beberapa masalah lainnya.

            Secara garis besar, kisah-kisah Al Qur’an terbagi menjadi tiga:

Pertama: kisah para Nabi shallallaahu ‘alaihi wasallam,

Kisah semacam ini berisi dakwah mereka kepada kaumnya, mukjizat-mukjizat yang Allah berikan kepada mereka, sikap orang-orang yang menentang dakwah mereka, tahapan-tahapan mereka dalam berdakwah dan perkembangan dakwah mereka serta akhir dari golongan yang membenarkan dan yang mendustakan. (lebih…)

Mukaddimah (bag. 1)

kisah para nabi

Ikhwati fillah, alangkah seringnya Al Qur’an bercerita tentang para Nabi dan umat yang terdahulu… saking seringnya, kisah mereka kadang terulang dalam beberapa versi, hingga hampir dua pertiga dari Al Qur’an sendiri adalah kisah.

Sungguh memprihatinkan pabila kita lebih suka membaca kisah-kisah fiktif yang tak lebih dari khayalan penulisnya, tapi lalai akan kisah para Nabi dan umat terdahulu yang sarat dengan hikmah dan pelajaran berharga. Apalagi bila Al Qur’an yang mengisahkan, pasti kisah tadi benar semuanya karena ia merupakan kalamullah yang tak mungkin mengandung kebatilan… bahkan lebih dari itu, Allah ‘azza wa jalla telah menyifatinya sebagai kisah terindah: (lebih…)