Panggung Sandiwara IRAN Rafidhoh Imamiyah

Posted: 12 Februari 2011 in analisa, berita, Syi'ah
Tag:, , , , , ,
Setiap hari kita selalu mendengar berita tentang ancaman Amerika atau Israel atau dari keduanya bersamaan untuk menggempur Iran dalam waktu dekat, Kecaman terhadap Iran ini mendapat dukungan dari masyarakat dunia. 

Pertanyaannya adalah apakah Iran sungguh sangat berbahaya bagi keselamatan masyarakat dunia atau Amerika dan Israel pada khususnya? Terkadang jawaban sebahagian orang adalah “iya” dengan alasan pengembangan proyek nuklir Iran yang semakin hari semakin gencar dilakukan,

juga pernyataan para pemimpin Iran untuk menghancur leburkan Israel (ingin menghapus Israel dari peta dunia INI DI UCAPIN 3 ATAU 4 TAHUN YANG LALU tapi jgnkan mau ngapus peta ngapus lambang bintang davidpun ga bisa … liat nih
___ http://www.facebook.com/l/ed45ajG7n9qRpu8slS2Egn8-BXQ;gizmodo.com/5702670/iran-gets-angry-after-discovering-jewish-symbol-hidden-in-plain-view?utm_source=feedburner&utm_medium=feed&utm_campaign=Feed%3A+gizmodo%2Ffull+%28Gizmodo%29&utm_content=FaceBook )

atau yel-yel yang sering di kumandangkan para petinggi Iran di beberapa kesempatan: “binasalah Amerika dan Israel !” INI YEL2AN TONG KOSONG NYARING BUNYINYA … krn perkembangan yahudi di dataran timur tengah terbanyak dan terpesat masih di pegang oleh negeri majusi ini ., jd bagaimana mau teriak binasakan sedangkan mereka berternak sendiri di kandangnya bahkan Tidak banyak orang yang tahu bahwa penduduk Yahudi kedua terbesar setelah Israel ditimur tengah tinggal di IRAN …. bahkan tanpa di sadari president mereka trnyata adalah keturunan yahudi lihat di sini___

yel yel pepesan kosong ini DARI tahun ke tahun tetap jadi yel2 murahan karena pada kenyataannya bahwa tidak ada sama sekali tindakan berbahaya dari Iran terhadap Amerika maupun Israel,
dan Iran pun tidak berniat sama sekali untuk menyerang saudara kandungnya Israel dan Amerika.

lihat di sini: http://www.sephardicstudies.org/iran.html

Mereka juga sering menjadikan palestina sebagai komediti unt menipu umat islam, dg sandiwara picisan yang mengatas namakan cinta dan pembelaan terhadap PALESTINA padahala YAHUDI MASIH LEBIH MEMILIKI BELAS KASIHAN DARI PADA SYIAH RAFIDHAH” KATA SEBAGIAN WARGA PALESTINA.>>>
lihat di sini

Sebetulnya Amerika, Israel dan Negara-negara barat lainnya sadar akan hal ini, bahkan mereka juga sadar kalau mereka punya kesamaan kepentingan, sebagai bukti bahwa sesungguhnya Israel pernah menyuplai senjata-senjata canggih kepada Iran saat perang antara Iran dan Iraq, walaupun bukti ini sengaja disembunyikan kepada khalayak…. (Jurnalis Iran yang dipenjara, Nader Karimi menemukan sebuah hubungan “intim” antara Iran dan Israel dan bersumpah akan meluncurkan buku tentang informasi yang dia ketahui tentang hal tersebut ketika dia nant dibebaskan.  lihat di sini.

Namun peran Amerika sangat jelas dalam membantu Iran melalui para pengikutnya aliran Syiah di Iraq yang mana mereka selalu melaksanakan seluruh komando/perintah Amerika,

Amerika adalah pewaris tunggal bangsa barat dalam hal kebenciannya terhadap Islam, Amerika juga mengetahui bahwa pemerintahan Syiah aliran keras di Iran pun memiliki kebencian yang sama terhadap Islam.

DR. Ahmad Abdul Majid Abdul Haq
(Dir. Pusat kajian sejarah dan peradaban Al Syarq, Cairo)

About these ads
Komentar
  1. Rifthian mengatakan:

    izin.copas.ustadz..

  2. Freddiehusain mengatakan:

    Fitnah terhadap syiah memang tak pernah berakhir.padahal kamilah yg berdiri diatas sunnah yg lurus,kalianlah yg rafidhah karena mengikuti sunnah umar.kenapa tidak ada yg mempermasalahkan wahabi idiot yg menguasai arab saudi,yg telah menghancurkan sekian banyak situs suci islam trmasuk al baqi,yg tidak pernah berani memaksa amerika menekan israel,bahkan terang2an menyediakan tanahnya untuk pangkalan militer demi menyerang irak?

  3. Hehe… ‘Alangkah baik dan bijaksananya pemerintah Saudi menyikapi kaum syi’ah Iran… mereka bebas menunaikan haji dan umrah… bebas mengunjungi Baqi… bebas beribadah di seluruh wilayah Saudi. Saya sendiri merasa sumpek dengan banyaknya orang Iran di Mesjid Nabawi dan pusat-pusat perbelanjaan di Madinah hari ini… Sesuatu yg takkan dialami oleh ahlussunnah Iran di negeri mereka sendiri’. apalagi oleh pendatang…

  4. Andrian mengatakan:

    Setan selalu hasut
    Setan selalu ingin mengadu domba
    Setan memecah belah persatuan umat
    Setan selau di jalan kebatilan
    Setan tidak mau dikasih nasehat
    Setan menganggap dirinya yang paling utama dari semua makhluk
    Setan menganggap dirinya yang paling pintar
    Setam selalu menghasut orang ke jalan yang ia tempuh.
    Setan selalu menjerumuskan orang
    Setan tidak berpikir secara logis
    Setan berbicara atas dasar hawa nafsunya
    Hati2 setan memasuki jiwa anda!!!?

  5. A’udzubillaahiminasysyaithaaniiraajiem… Anda benar, memang seperti itulah tokoh-tokoh syi’ah.

  6. Andrian mengatakan:

    Anda sendiri (pemilik blok ini) yang harus berhati-hati. karena setan telah memasuki jiwa anda karena sifat-sifat setan diatas.
    Setan bisa berbentuk seperti manusia.

  7. Abu Syi'ah mengatakan:

    Islam di bangun di atas al HAQ, sementara agama Syi’ah di bangun diatas kedustaan (taqiyyah), syi’ah saudara kembar Yahudi dan Nasrani, karena tokohnya sama2 yahudi. Jangan lupa Syi’ah adalah bentukan Abdullah bin Saba’. tokoh Yahudi yang pura2 masuk Islam. Syi’ah rafidha meng agung2 kan ahlul bait (topengnya) padahal merekalah yang justru mencemarkan ahlul bait yg disucikan Allah. hebatnya lagi komeii merasa menaklukkan alam sampai molekul terkecil, menganggap dirinya lebih dari Tuhan, sebagian sama dengan kristen yang menuhankan Isa as, syi’ah menuhankan Ali r.a, bertobatlah Syi’ah, menghalalkan yg diharamkan Allah; nikah mut’ah = pelacuran yg bersembunyi dibalik agama. kalau mau bertobat masuklah Ahlussunnah wal jama’ah dan belajarlah agama Islam ini dgn benar kepada Salafy dengan pemahaman salafus salih oke…….

  8. Aries Muhammad mengatakan:

    Konspirasi Anti-Syiah dan Upaya Adu Domba CIA

    Oleh: M. Anis Maulachela

    Sebuah buku berjudul “A Plan to Divide and Destroy the Theology” telah terbit di AS. Buku ini berisi wawancara detail dengan Dr. Michael Brant, mantan tangan kanan direktur CIA.

    Dalam wawancara ini diungkapkan hal-hal yang sangat mengejutkan. Dikatakan bahwa CIA telah mengalokasikan dana sebesar 900 juta US dolar untuk melancarkan berbagai aktivitas anti-Syiah. Dr. Michael Brant sendiri telah lama bertugas di bagian tersebut, akan tetapi ia kemudian dipecat dengan tuduhan korupsi dan penyelewengan jabatan.

    Tampaknya dalam rangka balas dendam, ia membongkar rencana-rencana rahasia CIA ini. Brant berkata bahwa sejak beberapa abad silam dunia Islam berada di bawah kekuasaan negara-negara Barat. Meskipun kemudian sebagian besar negara-negara Islam ini sudah merdeka, akan tetapi negara-negara Barat tetap menguasai kebebasan, politik, pendidikan, dan budaya mereka, terutama sistem politik dan ekonomi mereka. Oleh sebab itu, meski telah merdeka dari penjajahan fisik, mereka masih banyak terikat kepada Barat.

    Pada tahun 1979, kemenangan Revolusi Islam telah menggagalkan politik-politik kami. Pada mulanya Revolusi Islam ini dianggap hanya sebagai reaksi wajar dari politik-politik Syah Iran. Dan setelah Syah tersingkir, kami (AS) akan menempatkan lagi orang-orang kami di dalam pemerintahan Iran yang baru, sehingga kami akan dapat melanjutkan politik-politik kami di Iran.

    Setelah kegagalan besar AS dalam dua tahun pertama (dikuasainya Kedubes AS di Teheran dan hancurnya pesawat-pesawat tempur AS di Tabas) dan setelah semakin meningkatnya kebangkitan Islam dan kebencian terhadap Barat, juga setelah munculnya pengaruh-pengaruh Revolusi Islam Iran di kalangan Syiah di berbagai negara–terutama Libanon, Irak, Kuwait, Bahrain, dan Pakistan–akhirnya para pejabat tinggi CIA menggelar pertemuan besar yang disertai pula oleh wakil-wakil dari Badan Intelijen Inggris. Inggris dikenal telah memiliki pengalaman luas dalam berurusan dengan negara-negara ini.

    Dalam pertemuan tersebut, kami sampai pada beberapa kesimpulan, di antaranya bahwa Revolusi Islam Iran bukan sekadar reaksi alami dari politik Syah Iran. Tetapi, terdapat berbagai faktor dan hakikat lain, di mana faktor terkuatnya adalah adanya kepemimpinan politik Marjaiyah (kepemimpinan agama) dan syahidnya Husein, cucu Rasulullah, 1400 tahun lalu, yang hingga kini masih tetap diperingati oleh kaum Syiah melalui upacara-upacara kesedihan secara luas. Sesungguhnya dua faktor ini yang membuat Syiah lebih aktif dibanding Muslimin lainnya.

    Dalam pertemuan CIA itu, telah diputuskan bahwa sebuah lembaga independen akan didirikan untuk mempelajari Islam Syiah secara khusus dan menyusun strategi dalam menghadapi Syiah. Bujet awal sebesar 40 juta US dolar juga telah disediakan. Untuk penyempurnaan proyek ini, ada tiga tahap program:

    1. Pengumpulan informasi tentang Syiah, markas-markas dan jumlah lengkap pengikutnya.

    2. Program-program jangka pendek: propaganda anti-Syiah, mencetuskan permusuhan dan bentrokan besar antara Syiah dan Sunni dalam rangka membenturkan Syiah dengan Sunni yang merupakan mayoritas Muslim, lalu menarik mereka (kaum Syiah) kepada AS.

    3. Program-program jangka panjang: demi merealisasikan tahap pertama, CIA telah mengutus para peneliti ke seluruh dunia, di mana enam orang dari mereka telah diutus ke Pakistan, untuk mengadakan penelitian tentang upacara kesedihan bulan Muharram. Para peneliti CIA ini harus mendapatkan jawaban bagi soal-soal berikut:

    a. Di kawasan dunia manakah kaum Syiah tinggal, dan berapa jumlah mereka?
    b. Bagaimanakah status sosial-ekonomi kaum Syiah, dan apa perbedaan-perbedaan di antara mereka?
    c. Bagaimanakah cara untuk menciptakan pertentangan internal di kalangan Syiah?
    d. Bagaimanakah cara memperbesar perpecahan antara Syiah dan Sunni?
    e. Mengapa mereka kuatir terhadap Syiah?

    Dr. Michael Brant berkata bahwa setelah melalui berbagai polling tahap pertama dan setelah terkumpulnya informasi tentang pengikut Syiah di berbagai negara, didapat poin-poin yang disepakati, sebagai berikut:

    Para Marja’ Syiah adalah sumber utama kekuatan mazhab ini, yang di setiap zaman selalu melindungi mazhab Syiah dan menjaga sendi-sendinya. Dalam sejarah panjang Syiah, kaum ulama (para Marja) tidak pernah menyatakan baiat (kesetiaan) kepada penguasa yang tidak Islami. Akibat fatwa Ayatullah Syirazi, Marja Syiah saat itu, Inggris tidak mampu bertahan di Iran.

    Di Irak yang merupakan pusat terbesar ilmu-ilmu Syiah, Saddam dengan segala kekuatan dan segenap usaha tidak mampu membasmi Syiah. Pada akhirnya, ia terpaksa mengakhiri usahanya itu.

    Ketika semua pusat ilmu lain di dunia selalu mengambil langkah beriringan dengan para penguasa, Hauzah Ilmiyah Qom justru menggulung singgasana kerajaan tirani Syah.

    Di Libanon, Ayatullah Musa Shadr memaksa pasukan militer Inggris, Perancis, dan Israel melarikan diri. Keberadaan Israel juga terancam oleh sang Ayatullah dalam bentuk Hizbullah.

    Setelah semua penelitian ini, kami sampai pada kesimpulan bahwa berbenturan langsung dengan Syiah akan banyak menimbulkan kerugian, dan kemungkinan menang atas mereka sangat kecil.

    Oleh sebab itu, kami mesti bekerja di balik layar. Sebagai ganti slogan lama Inggris: Pecah-belah dan Kuasai (Divide and Rule), kami memiliki slogan baru: Pecah-belah dan Musnahkan (Divide and Annihilate).

    Rencana mereka sebagai berikut:

    1. Mendorong kelompok-kelompok yang membenci Syiah untuk melancarkan aksi-aksi anti-Syiah.

    2. Memanfaatkan propaganda negatif terhadap Syiah, untuk mengisolasi mereka dari masyarakat Muslim lainnya.

    3. Mencetak buku-buku yang menghasut Syiah.

    4. Ketika kuantitas kelompok anti-Syiah meningkat, gunakan mereka sebagai senjata melawan Syiah (contohnya: Taliban di Afghanistan dan Sipah-e Sahabah di Pakistan).

    5. Menyebarkan propaganda palsu tentang para Marja dan ulama Syiah.

    Orang-orang Syiah selalu berkumpul untuk memperingati tragedi Karbala. Dalam peringatan itu, seorang akan berceramah dan menguraikan sejarah tragedi Karbala, dan hadirin pun mendengarkannya. Lalu mereka akan memukul dada dan melakukan ‘upacara kesedihan’ (azadari). Penceramah dan para pendengar ini sangat penting bagi kita. Karena, azadari-azadari seperti inilah yang selalu menciptakan semangat menggelora kaum Syiah dan mendorong mereka untuk selalu siap memerangi kebatilan demi menegakkan kebenaran. Untuk itu:

    1. Kita harus mendapatkan orang-orang Syiah yang materialistis dan memiliki akidah lemah, tetapi memiliki kemasyhuran dan kata-kata yang berpengaruh. Karena, melalui orang-orang inilah kita bisa menyusup ke dalam upacara-upacara azadari (wafat para Imam Ahlul Bait).

    2. Mencetak atau menguasai para penceramah yang tidak begitu banyak mengetahui akidah Syiah.

    3. Mencari sejumlah orang Syiah yang butuh duit, lalu memanfaatkan mereka untuk kampanye anti-Syiah. Sehingga, melalui tulisan-tulisan, mereka akan melemahkan fondasi-fondasi Syiah dan melemparkan kesalahan kepada para Marja dan ulama Syiah.

    4. Memunculkan praktik-praktik azadari yang tidak sesuai dan bertentangan dengan ajaran Syiah yang sebenarnya.

    5. Tampilkan praktik azadari (seburuk mungkin), sehingga muncul kesan bahwa orang-orang Syiah ini adalah sekelompok orang dungu, penuh khurafat, yang di bulan Muharram melakukan hal-hal yang mengganggu orang lain.

    6. Untuk menyukseskan semua rencana itu harus disediakan dana besar, termasuk mencetak penceramah-penceram ah yang dapat menistakan praktik azadari. Sehingga, mazhab Syiah yang berbasis logika itu dapat ditampilkan sebagai sesuatu yang tidak logis dan palsu. Hal ini akan memunculkan kesulitan dan perpecahan di antara mereka.

    7. Jika sudah demikian, tinggal kita kerahkan sedikit kekuatan untuk membasmi mereka secara tuntas.

    8. Kucurkan dana besar untuk mempropagandakan informasi palsu.

    9. Berbagai topik anti-Marjaiyah harus disusun, lalu diserahkan kepada para penulis bayaran untuk disebarkan kepada masyarakat luas. Marjaiyah, yang merupakan pusat kekuatan Syiah, harus dimusnahkan. Akibatnya, para pengikut Syiah akan bertebaran tanpa arah, sehingga mudah untuk menghancurkan mereka.

    (BUKAN SY INGIN MENGATAKAN INFORMASI DIATAS ITU BENAR, TAPI MARI KITA SAMA – SAMA MENELITI KEBENARANNYA… KARNA KETIKA ITU BENAR… BUKAN HANYA YG BERMADZHAB SYIAH TP AKAN MENCELAKAI SELURUH UMAT MUSLIM DI DUNIA)

  9. HANYA ORANG BODOH YG MEMPERCAYAI CERITA KONYOL DI ATAS, LALU MAU BERTOLERANSI DENGAN SYI’AH…
    IBNU TAIMIYYAH YG HIDUP 7 ABAD YG LALU TELAH MEMBANTAH SYI’AH HABIS-HABISAN DAN MENJELASKAN BETAPA SESATNYA AKIDAH MEREKA DLM KITABNYA ‘MINHAAJUS SUNNAH AN-NABAWIYYAH’. DI MANAKAH CIA DAN ANIS MULACHELA KETIKA ITU?? BAHKAN SEJAK ZAMAN SAHABAT, PERMUSUHAN ANTARA AHLUSSUNNAH DENGAN SYI’AH SUDAH MENJADI BUAH BIBIR KAUM MUSLIMIN SECARA TURUN-TEMURUN.
    DENDAM KESUMAT SYI’AH THD AHLUSSUNNAH BUKAN DONGENG KEMARIN SORE… TRAGEDI PEMBANTAIAN HULAGU KHAN (MONGOL) THD AHLUSSUNNAH DI BAGHDAD KETIKA MEREKA DATANG MENYERBU SETELAH BERKONSPIRASI DENGAN WAZIR IBNU ALQAMI (SYI’AH) TELAH TERJADI THN 656 H… LEBIH DARI 7 ABAD YG LALU. DI MANAKAH DR. MICHAEL BRANT SAAT ITU??

  10. Tommi mengatakan:

    Saran saya untuk mas aries muhammad,

    Lebih baik sudahilah komen anda mas, terlihat sekali anda tertipu mentah2 oleh slogan2 pepesan kosong penyatuan sunni-syi’ah yg sering didengung2kan oleh Quraish Shihab dan liberalis. Percuma anda mengcopy paste artikel2 yg membela2 syi’ah dan yg mengatakan ada intervensi CIA untuk menjatuhkan syi’ah. Artikel itu sudah terbantahkan sendiri oleh fakta sejarah bahwa syi’ah dan khawarijlah yg menjadi sebab musabab umat Islam ini berpecah belah dari zaman sahabat hingga skrg.

    Silahkan belajar lg ya mas…

  11. Abu Muhammad Zaid mengatakan:

    Saya setuju dengan Tommi

  12. Sis mengatakan:

    Setuju Mas Andrian.
    Terimakasih atas nasehat ini.Alangkah sempurnanya, nasehat ini jika kata ANDA (baris terakhir) diganti dgn KITA.

  13. Sis mengatakan:

    Setan tidak hanya dihati tokoh syi’ah, tapi juga dihati ABU HUDZAIFAH AL ATSARY, juga dihati SAYA. Semut diseberang kelihatan, gajah dipelupuk mata tak kelihatan, itu gambaran orang yg mata hatinya tertutup setan. Maaf… saudaraku…

  14. Semut diseberang kelihatan, gajah dipelupuk mata tak kelihatan, Ya jelas lah, bagaimana bisa melihat kalau ada gajah di pelupuk mata?
    Alhamdulillah, berarti memang ada setan di hati tokoh syi’ah menurut anda… adapun di hati ABu Hudzaifah al Atsari, maka yg tahu cuma Allah dan ybs. Kecuali kalau andalah setan tsb, ya saya bisa memaklumi…

  15. antinu mengatakan:

    syukron infonya abu hudzaifah …smoga ilmu antum bsa mengalahkan syubhat2 org sy’iah yng lag gencarnya menyebarkan fitnah thd salafy

  16. abu athia abdullah Ifan mengatakan:

    Kontra intelijen ala bung aris

  17. salim mengatakan:

    BUAT ABU HUDZAIFAH.

    SEPINTAS INI ADALAH BLOK YANG ANTI SYIAH

    SAYA BERMAZHAB SYAFII, TAPI MENILAI SYIAH SEBAGAI SALAH SATU MAZHAB ISLAM YANG JUGA BENAR.

    JANGAN TERLALU MENJATUHKAN SYIAH. TOLONG MAWAS DIRI, APAKAH KETURUNAN ANDA SAMPAI BEBERAPA GENERASI KE ATAS SEMUANYA ISLAM?
    APAKAH MEREKA SEMUANYA ISLAM WAHABY? APAKAH ANDA PUNYA CATATAN GANEOLOGY/SILSILAH TENTANG MEREKA?

    contoh: abu hudzaifah (Islam Salafy/Wahaby) bin………………..(keyakinan apa…..?) bin …….. (keyakinan apa ?…) bin ……………(keyakinan apa..) bin …..(keyakinan apa) …seterusnya yang mampu ANDA KETAHUI tentang siapa sesungguhnya ANDA.

    TAHUKAH ANDA BAHWA PARA SAYYID (KETURUNAN RASULULLAH SAW BANYAK BERADA DI IRAN) DENGAN CATATAN SILISILAH TERPELIHARA ? SELAIN PARA SAYYID DI IRAK, LIBANON, SURIA, SAUDI, YORDAN.
    KHOMEINI DAN KHAMENEI ADALAH CONTOH SAYYID KETURUNAN RASULULLAH SAW MELALUI MUSA AL-KHADZIM. SEDANGKAN DI INDONESIA UMUMNYA BERMAZHAB SYAFII , MEREKA KETURUNAN ALI AL-URAIDHI (ADIK BUNGSU DARI MUSA KADZHIM).

    SAATNYA ANDA BELAJAR BANYAK TENTANG SYIAH PADA SUMBERNYA YANG BENAR. KARENA SAAT INI ADA LEBIH DARI 1.500.000 WEBSITE ANTI SYIAH DI DUNIA.

    SEKARANG ADALAH SAATNYA KITA MENGHARGAI MAZHAB LAIN.

  18. Sementara saya belum punya waktu luang untuk menjawab komentar anda, karena menurut saya sangat banyak mengandung kerancuan dan ketidakilmiahan, alias hanya dibangun atas simpatisme, bukan atas dalil dan fakta.
    Khomeini itu orang persia, bukan orang Arab… Khamenei juga begitu. Apa anda tidak tahu bahwa klaim sbg keturunan Nabi adalah komoditas ahli bid’ah sejak dahulu? Lha wong salah satu akidah syi’ah adalah bahwa ketika Mahdi-nya mereka bangkit maka orang Arab akan dibunuh kok, masa’ anda menganggap syi’ah sbg madzhab Islam. Anda tertipu mentah-mentah kalau begitu.
    Coba beritahu saya: Apa yg anda maksud dengan sumber syi’ah yg benar itu? Kalau itu berupa kitab maka apa judulnya, kalau berupa narasumber maka siapa orangnya?
    Ada madzhab yg patut dihargai karena menghargai para sahabat, istri-istri Nabi, dan para ulama kita; sedangkan syi’ah justru mengkafirkan mereka dan menghalalkan darah mereka. Kalau anda memang bermadzhab syafi’i, maka simaklah perkataan beliau ttg syi’ah sbb:
    قال الشافعي » لم أر أحدا أشهد بالزور من الرافضة«” (السنن الكبرى للبيهقي 10/208 سير أعلام النبلاء10/89 ) .
    وسئل الشافعي » أصلي خلف الرافضي؟ قال: لا تصل خلف الرافضي«. (سير أعلام النبلاء 10/ 31).
    Imam Syafi’i berkata: “Tidak pernah kusaksikan ada orang yg paling jago bersaksi palsu melebihi kaum Rafidhah” (Diriwayatkan oleh Al Baihaqi dlm As Sunanul Kubra 10/208 cet. India, dan dinukil oleh Adz Dzahabi dalam Siyar A’lamin Nubala’ 10/89).
    Imam Syafi’i juga pernah ditanya: “Bolehkah aku shalat dibelakang (bermakmum dengan) seorang Rafidhi?” “Jangan shalat dibelakang orang Rafidhi”, jawab Imam Syafi’i (Siyar A’lamin Nubala’ 10/31). Rafidhah adalah julukan para ulama thd kaum syi’ah itsna ‘asyariah, alias syi’ah yg ada di Iran, Irak, Lebanon, Bahrain, dan Indonesia skrg.
    Kalau Anda tidak bisa bahasa Arab maka percuma saja kita diskusi ttg syi’ah, karena semua rujukan aslinya adalah bahasa Arab. Anda akan mudah sekali ditipu oleh mereka, karena mereka hanya akan menampakkan yg baik-baik saja dari ‘agama’ mereka yg sebenarnya lebih busuk dari Yahudi dan Nasrani itu… (saya bilang begini setelah membaca dan menelaah, bukan semata-mata subyektivitas). Syi’ah menganut akidah Taqiyyah (bermuka dua) sehingga percuma saja kalau diskusi dengan orang-perorang tanpa mau terikat dengan rujukan yg jelas berupa kitab-kitab klasik dan otentik mereka. Spt Al Kaafi, dll.

  19. salim mengatakan:

    ASWARWAB….
    ALHAMDULILLAH LEPAS SHALAT TARAWEH ….BISA BUKA LAGI BLOG USTADZ..

    MAAF USTADZ,
    BAGAIMANA DENGAN FATWA ULAMA-ULAMA AL-AZHAR MESIR YANG MENGAKUI SYAHNYA “MAZHAB SYIAH” SEPERTI YANG SAYA KUTIP SBB:

    MUFTI Syekh Al-Azhar Ahmed Al-Tayeb menolak permintaan para ulama Takfiri Wahhabi Saudi untuk menarik pengakuan Al Azhar dan utk mencabut fatwa dan mengeluarkan Mazhab Islam Syiah sebagai bagian mazhab resmi Islam dunia , dimana dng arif beliau berkata dng tegas dan lugas bahwa tidak ada alasan dan hujjah agama yg kuat yg bisa menyebakan hal itu. Posisi Al -Azhar adalah sebagai stabiisatorl persatuan Islam internasional yg bertujuan dan bercita cita melihat wujudnya persatuan di kalangan umat Islam diseluruh dunia kedepan.

    disebutkan bahwa ulama Wahabi Ahmed bin Saad BH Al-Ghamdi, dari Universitas Saudi Umm Al-Qura telah mencela ulama Al-Azhar ini atas fatwa dan pengakuan mereka terhadap Mazhab AhluBait ini dng mengajukan alasan persaudaraan kebangsaan dan penyesatan .

    Dalam sebuah pernyataan eksklusif kepada surat kabar utama kuwait Al-Watan , Mufti Fatwa Syekh Al-Azhar (al-Tayeb) mengatakan bahwa Sunni dan Syiah adalah dua kekuatan besar milik khazanah Islam, dan sdh sejak empat belas abad hingga kini diantara keduanya tidak pernah terjadi bahwa Sunni dan Syiah berperang satu sama lain. Hal ini jelas menunjukkan bahwa ini adalah rencana dan propaganda jahat agen agen musuh Islam yg berharap terjadinya hal yg spt itu ,untuk memecah belah kekuatan persaudaraan dan persatuan Umat Islam sedunia melalui senjata dan racun perselisihan sektarian.

    Mufti yg baru diangkat in juga membuat komentar spt ini dalam penampilan TV pertamanya pada saluran non-Mesir dalam acara Wajeh al-Sahafa (Face Press), dan dipandu oleh tokoh wartawan terkenal Dawoud al-Shirian, ditayangkan oleh Al Arabiya pada hari Jumat.

    pemimpin Ulama Mesir ini menekankan bahwa ia akan sangat waspada dan akan beerusaha sekuat tenaga menggagalkan setiap agenda politik yang diadopsi dari agen agen musuh dng tujuan melemahakan semangat persatuan .

    Syekh Tayyeb mengatakan bahwa kekayaan intelektual kedua mazhab sangat penting, sebagai referensi ilmiah .Beliau, menambahkan bahwa ia selalu akan menyambut para siswa Syiah yang ingin belajar di al-Azhar karena ini akan menjadi kesempatan yang baik bagi mereka untuk belajar dan tau lebih banyak tentang Islam Sunni.

    Wawancara dengan Mufti Besar Syekh al-Azhar ini dihadiri penulis terkenal Saudi al-Bishr dan para wartawan Mesir serta editor pelaksana Saudi al-Watan Sheriff Qandil, juga Wakil Pemimpin Redaksi al-Watan Jasser al-Jasser.

    SYUKRAN……..USTADZ

  20. Sebenarnya saya tidak punya banyak waktu untuk membantah syubhat-syubhat ini… tapi begini saja akhi: Manakah yg lebih pantas untuk dipercaya perkataannya:
    Para ulama salaf (Imam Syafi’i, Ahmad, Malik, Abu Hanifah, dan puluhan atau bahkan ratusan ulama lainnya di zaman mereka maupun yg setelahnya); yg telah DIAKUI keilmuan, keshalihan, serta kejujuran mereka. Ataukah ‘Ulama’ Azhar dan Mufti Mesir masa kini yg terkenal dengan berbagai fatwa nyelenehnya; mulai dari yg mengakui syi’ah sbg madzhab kelima dan mengesahkan kaum muslimin untuk mengamalkan agamanya berdasarkan madzhab syi’ah (Mahmud Syaltut). Atau yg semula memfatwakan haramnya bunga Bank, lalu menghalalkannya; dan dia pula yg mengatakan bahwa burqa’ (cadar) itu bukan ajaran Islam (Sayyid Muhammad Thantawi), atau yg terang-terangan menyeru kepada pengagungan kubur (Ali Jum’ah), Atau yg antum sebutkan di atas namanya (Ahmad Al Thayeb) yg kembali menyerukan persatuan Sunni-Syi’ah?
    Antum putuskan sendiri lah…
    Ana ingin mengulang kembali pertanyaan ana: Antum bisa bahasa Arab dengan baik ataukah tidak? dan ana tambahkan:
    1- Dari mana antum bisa memiliki penilaian spt itu ttg syi’ah?
    2- Buku apa saja yg menjadi rujukan antum dlm mengenal syi’ah?
    Nasehat ana, kalau antum masih menggunakan perasaan/simpati dlm menilai syi’ah dan mengabaikan faktor ‘taqiyyah’ (bermuka dua) yg selalu mereka terapkan dalam menghadapi orang-orang Sunni dlm dakwah mereka; maka antum -maaf2- sedang ditipu mentah2 oleh propaganda mereka.
    Tolong pertanyaan ana dijawab dulu semuanya, baru diskusi akan dilanjutkan.

  21. salim mengatakan:

    (saya akan langsung tanggapi dengan ungkapan “jawab” stlh perkataan antum)
    ALHAMDULILLAH, SELESAI SHALAT TARAWEH…… MAMPIR DI BLOG USTADZ ABU HUDZAIFAH.
    ASWARWAB…..!! MOGA SEHA WAFIAT !

    Antum bilang:
    TENTANG — Dari mana saya bisa memiliki penilaian spt itu ttg syi’ah? Dan Buku apa saja yg menjadi rujukan dlm mengenal syi’ah?
    Penilaian KEBENARAN SYIAH berdasarkan RAGAM KHASANAH ILMU yang ada di buku SUNNI namun jarang digunakan sebagai bagian dakwah ulama sunni seperti:
    - SYIAH meyakini bahwa “2 pusaka yang ditinggalkan rasulullah adalah ALQURAN DAN ITRAH RASUL. Sedangkan di sunni hadis ini dianggap “tidak biasa/aneh/menyimpang/salah,dsb” bahkan tidak disebar luaskan.
    JAWAB: Itu hadits ‘tsaqalain’ yg terkenal, darimana anda bisa terjemahkan dengan ‘dua pusaka’? ini menunjukkan bhw anda tidak faham bahasa Arab, makanya saya tanyakan sejak awal… dan ternyata anda telah -maaf- diapusi (atau dikibuli) oleh orang syi’ah yg menerjemahkannya dgn ‘dua pusaka’.
    kemudian, tolong sebutkan ulama sunni yg mu’tabar, yg menganggap hadits tsb ‘tidak biasa/aneh/menyimpang/salah, dsb’ !! Sunni adalah golongan yg paling menghargai hadits Nabi, paling faham tentangnya, dan paling berambisi mengamalkannya. Para ulama ahlussunnah tidak memahami hadits tsb dengan pemahaman syi’ah yg nyeleneh… Rasulullah hanya berpesan agar kita menghargai dan tidak melalaikan hak-hak ahli bait beliau, dan alhamdulillah kami selaku ahlussunnah selalu menghargai ahli bait beliau sebagaimana mestinya, tanpa menganggap mereka ma’sum sbgmn ajaran syi’ah… atau hanya mengkhususkan pengertian ‘ahli bait’ kepada Ali dan keturunannya dari jalur Fathimah, dan memusuhi yg lainnya termasuk istri-istri Nabi, mertua beliau, dan Bani Hasyim lainnya.

    Antum bilang:
    - Dalam MUSNAD AHMADBIN HANBAL, VOL.3. HAL.17:
    RasulullahSAW bersabda, “aku akan segera dipanggil olehAllah SWT dan aku akan menerimanya. Kutinggalkan dua pusaka berharga di antaramu; kitab suci al-quran dari Allah yang Maha Besar, tali yang memanjang dari langit ke bumi , dan KELUARGAKU, AHLULBAITKU. DIFIRMANKAN OLEH yang Maha Besar kepadaku bahwa keduanya tidak akan terpisah hingga menemuiku di telaga surga (alkautsar). Maka berhati-hatilah dengan apa yang kau perbuat terhadap mereka sepeninggalku!”
    JAWAB: sda. Tidak ada isyarat sedikitpun bhw yg dimaksud ahli bait “HANYALAH” imam yg 12 belas menurut versi ‘agama syi’ah’. Dan tidak ada anjuran sedikitpun dlm terjemahan hdits tsb agar kita meyakini/menyikapi ahlul bait spt sikap/keyakinan ‘agama syi’ah’.

    Antum bilang:
    - SHAHIH MUSLIM.VOL.7.BAGIAN 4.HAL.122
    o ……..KUTINGGALKAN 2 PUSAKA BERHARGA UNTUKMU , pertama kitab suci Allah yang didalamnya terdapat cahaya dan petunjuk, maka berpegangteguhlah. Beliau kemudian terus menekankan kitab Allah dan menambahkan “Dan juga ahlilbaytku, kuperingatkan engkau demi Allah, tentang ahlul baytku. kuperingatkan engkau demi Allah, tentang ahlul baytku. kuperingatkan engkau demi Allah, tentang ahlul baytku.
    - Banyak Di Referensi SUNNI tentang hal yang sama seperti di dalam”
    o Mustadrak.vol.2.hal 343 dan Vol.3 hal.109, juga hal 149,
    o Kanz al Ummal vol.1 hal.167
    o Kitab Al Manaqib vol.2.hal.308 no. 3720,
    JAWAB: Sda.

    Antum bilang:
    - SUNNI Cenderung “MENUTUP RAPAT UNTUK MENGKRITISI SEMUA SAHABAT NABI—walaupun telah menyimpang dari etika syariah dsb, terkesan mengkultuskan semua sahabat nabi–”, sedangkan SYIAH lebih masuk akal dengan memposisikan SAHABAT NABI secara proporsional sesuai dengan perspektif Al-QURAN DAN RASUL, sehingga TIDAK SEMUA SAHABAT MERUPAKAN MANUSIA SUCI YANG TIDAK BOLEH DIKRITISI.
    JAWAB: Kalau Anda masih menghargai hadits Nabi dan mau mengamalkannya, maka simaklah sabda Nabi berikut:
    لا تسبوا أصحابي، فوالذي نفسي بيده، لو أن أحدكم أنفق مثل أحد ذهبا ما بلغ مد أحدهم ولا نصيفه (متفق عليه)
    Jangan kalian cela sahabatku (dlm riwayat muslim: seorangpun dari sahabatku) ! Sungguh, demi Dzat yg jiwaku berada di tangan-Nya, andaikan ada di antara kalian yg menginfakkan emas sebesar gunung Uhud, maka (pahalanya) tidak akan menyamai infak mereka (para sahabat) yg hanya sebesar satu mud, dan tidakpula setengahnya” (HR. Bukhari & Muslim). 1 mud adalah sebanyak dua telapak tangan yg disatukan.
    Dlm shahih Muslim disebutkan, bahwa asbabul wurud hadits di atas ialah terjadinya percekcokan antara sahabat Abdurrahman bin ‘Auf (yg tergolong senior) dengan sahabat Khalid bin Walid (yg islamnya belakangan), lantas Khalid berkata kasar kpd Abdurrahman, maka Nabi mengatakan hal itu kepada Khalid, radhiyallaahu anhuma jami’an. Artinya, kalau sahabat yg islamnya belakangan saja tidak boleh mencela senior mereka, maka bagaimana hal nya dengan kita yg sangat jauuuuh keutamaannya dibandingkan mereka?? Pantaskah kita mencela mereka, sedangkan Rasulullah telah melarang hal tsb? Ini bukan berarti kita membenarkan semua perkataan dan perbuatan para sahabat, tidak. Yg terbukti salah berdasarkan Al Qur’an dan hadits sahih ‘ tetap kita katakan salah, namun dengan bahasa yg sangat halus dan sopan, dan dengan tetap mencintai serta menghargai jasa-jasa mereka dan tetap mendoakan kebaikan atas diri mereka.

    Kalau Anda masih percaya dan mengamalkan Al Qur’an, maka simaklah firman2 Allah berikut:
    لقد رضي الله عن المؤمنين إذ يبايعونك تحت الشجرة، فعلم ما في قلوبهم فأنزل السكينة عليهم وأثابهم فتحا قريبا
    Allah sungguh telah MERIDHAI orang-orang beriman yg berbai’at kepadamu (Muhammad) di bawah pohon (Bai’aturridhwan). Allah tahu apa yg ada dlm hati mereka, maka Allah menurunkan ketenangan kepada mereka dan menjanjikan mereka kemenangan yg dekat (AL FATH: 17). Simak pula firman-Nya:
    وَالسَّابِقُونَ الْأَوَّلُونَ مِنَ الْمُهَاجِرِينَ وَالْأَنْصَارِ وَالَّذِينَ اتَّبَعُوهُمْ بِإِحْسَانٍ رَضِيَ اللَّهُ عَنْهُمْ وَرَضُوا عَنْهُ وَأَعَدَّ لَهُمْ جَنَّاتٍ تَجْرِي تَحْتَهَا الْأَنْهَارُ خَالِدِينَ فِيهَا أَبَدًا ذَلِكَ الْفَوْزُ الْعَظِيمُ
    Orang-orang yg paling dahulu dan pertama kali beriman, dari kalangan MUHAJIRIN, ANSHAR, dan ORANG-ORANG yg mengikuti mereka dengan baik; Allah telah ridha kepada mereka dan merekapun ridha kepada Allah. Allah sediakan bagi mereka Surga-surga yg mengalir di bawahnya sungai-sungai…. (AT TAUBAH: 100). Ayat di atas meliputi semua sahabat Nabi yg sejati, karena para sahabat tidak akan keluar dari tiga kriteria di atas, yaitu Muhajirin, atau Anshar, atau yg mengikuti mereka dengan baik.
    Dan masih banyak lagi ayat-ayat atau hadits-hadits yg memuji para sahabat sejati dan menyuruh kita untuk menghargai mereka tanpa mengultuskan mereka. (Saya bilang ‘sahabat sejati’ agar anda tidak salah faham lagi, lantas menganggap munafikin sbg sahabat Nabi… mereka hanya sahabat secara bahasa, bukan sahabat sejati).

    Antum bilang:
    CONTOH:
    o Dalam AL-QUR’AN , Surat ATTAUBAH :118, Allah SWT berfirman mengenai kisah 3 sahabat nabi yang lari dari perang suci yaitu: Ka’b bin Malik, Hillal bin Umayyah, dan Mararah bin Rabi’.
    JAWAB: Kalau berdalil dengan ayat harus perhatikan konteksnya donk !! jangan asal comot ayat dari konteksnya… Ayat sebelumnya dan penutup ayat itu sendiri telah membantah tuduhan Anda. Sebab, walaupun mereka mulanya salah, tapi mereka telah bertaubat dan mendapat hukuman dari Allah, sehingga Allah memaafkan dan menerima taubat mereka. Kalau mereka sudah dimaafkan oleh Allah, ngapain kalian usil dan masih mengritik mereka lagi wahai orang-orang syi’ah dan yg termakan propaganda syi’ah? Apa hak kalian untuk mengritik orang yg telah dimaafkan Allah, padahal kalian tidak ada hubungan apa-apa dengan mereka, tidak pernah dizhalimi oleh mereka, dan bahkan tidak pernah bertemu dgn mereka?!? Alangkah usilnya kalian ini kalau begitu (Maaf, kalau kata-kata saya pedas dan keras… bagi kami ahlussunnah, para sahabat lebih mulia dan lebih kami cintai daripada orang tua kami, antum harus faham itu !!).

    -Antum bilang:
    o Dalam SHAHIH MUSLIM, KITAB SHIFAT AL-MUNAFIQIN, NO.4983 DAN 4989: dikutip perkataan HUDZAIFAH ,”Rasulullah saw bersabda,”di antara sahabatku terdapat dua belas orang MUNAFIK yang delapan orang diantaranya tidak akan masuk syurga sampai unta masuk ke dalam lubang jarum”
    JAWAB: Ini bukti lain bhw antum ‘BENAR-BENAR TIDAK FAHAM BAHASA ARAB’, sehingga -lagi-lagi- termakan propaganda syi’ah… kata ‘sahabat’ dlm bahasa arab artinya beda dengan sahabat secara istilah. Pengertian ‘Sahabat’ secara bahasa meliputi siapa saja yg hidup bersama seseorang, baik sepemikiran maupun tidak. Dan kadang dipergunakan dlm pengertian sebaliknya, yaitu siapa saja yg sepemikiran/semadzhab, baik hidup semasa maupun datang setelahnya. Dalam hadits tsb, Rasulullah menggunakan istilah sahabat dlm pengertian pertama, yakni: Di antara orang-orang yg hidup bersamaku terdapat 12 orang munafik… dst. Jadi, fahamilah segala sesuatu dengan baik dan benar, dengan pemahaman ahlussunnah, bukan dengan pemahaman syi’ah (kecuali kalau anda orang syi’ah).

    Antum bilang:
    SEBENARNYA, FATWA AL-AZHAR berawal pada penelitian kandungan hadis dari HADIS SHOHIH DIJALUR SUNNI YANG MEMBENARKAN REALITAS MAZHAB SYIAH ATAU MAZHAB IMAM JA’FAR AS-HADIQ, DENGAN SEGALA DINAMIKANYA.
    JAWAB: Emang siapa yg lebih tahu dan faham ttg hadits2 tsb? Ulama Azhar kontemporer yg banyak nyelenehnya itu ataukah para ulama salaf?? Apa maksud ‘DENGAN SEGALA DINAMIKANYA?’, apakah ajaran ‘wilayatul faqih’ ala Khomeini termasuk madzhabnya imam Ja’far? Jangan berdusta atas nama ahli bait lho… (katanya mencintai mereka?!)

    Antum bilang:
    SEHINGGA KEBENARAN ISLAM BUKAN SEMATA-MATA MILIK AHLU SUNNAH WAL JAMAAH (Mazhab Syafi’i, Maliki, Hambali, dan Hanafi).
    JAWAB: itu kesimpulan dia (atau anda) pribadi, bukan suara resmi ahlussunnah wal jama’ah. Dia yg akan mempertanggungjawabkan pernyataan nyelenehnya itu di hadapan Allah, adapun saya tidak akan bergeming sedikitpun dari sikap saya thd syi’ah selama ini.

    Antum bilang:
    Ternyata TERCATA DALAM SEJARAH BAHWA, Imam Abu Hanifah pernah berguru 2 tahun kepada Imam JAFAR SHADIQ BIN MUHAMMAD ALBAQIR BIN ALI ZAINAL ABIDIN BIN HUSEIN BIN ALI KW.
    JAWAB: Mereka semua juga imam-imam Ahlussunnah kok, tapi kami tidak mema’sumkan mereka sebagaimana syi’ah. Inilah baiknya ahlussunnah, semua imam-imam syi’ah adalah imam-imam ahlussunnah, tapi kami tidak mema’sumkan dan bersikap ghuluw thd mrk. sedangkan imam-imam Ahlussunnah (Abu Bakar, Umar, Utsman, para sahabat lainnya, termasuk para ulama macam Asy Syafi’i, Ahmad, Malik, Abu Hanifah, dll) justru dimusuhi oleh syi’ah baik secara langsung maupun tidak langsung.

    SYUKRAN………….

  22. salim mengatakan:

    Ustadz ………..

    Di saat ustadz sibuk KONSISTEN menyebarkan info mengkafirkan iran, syiah , pengikut dan ulamanya,
    ternyata mereka telah mengukir kinerja bagi umat Islam global.
    jauh dari kesempitan pemahaman Islam yang digaungkan oleh segelintir ulama Wahabisme.

    sebagai contoh kecil. (kalau Antum mau membacanya..)
    Pemimpin Tertinggi Revolusi Islam Iran atau Rahbar, Ayatollah Al Udzma Sayyid Ali Khamenei dalam pertemuan Rabu malam (24/8/2011) menyatakan bahwa Hari Al Quds merupakan hari internasional, Islam, agung dan penting.
    Rahbar juga menjelaskaan, “Pembentukan republik Islam di Iran dan deklarasi Hari Al Quds Sedunia, dan pengubahan kedutaan Rezim Zionis Israel di Tehran menjadi kedutaan Palestina, semua itu merupakan gerakan ofensif dalam menghadapi konspirasi 60 tahun pendudukan yang berusaha menghapus Palestina dari geografi dunia.” (IRIB/VOP/AR)

    lalu apa PRESTASI ANDA?

  23. That’s it??? Dasar Iran munafik, wong asal-usul agama mereka dari Yahudi ko’ pura-pura anti Yahudi. Tuh, presidennya aja udah dicap keturunan Yahudi ama tokoh syi’ah sendiri. Nt jangan tutup mata lah… baca di sini kalo ga’ percaya (ini situs anti saudi yg nulis):
    Lagi pula antum ini siapa ko’ nanya2 apa prestasi ana? Cukup Allah yg tahu.

  24. salim mengatakan:

    DAHSYAT SEKALI ILMUNYA USTADZ…..
    SANGAT LUAS……….
    SANGAT MENDALAM….DAN TELAH BERADA PADA TINGKAT HAQQUL YAQIN.
    TETAP TEGAS MENYATAKAN SYIAH IRAN ITU MUNAFIK.
    DAN MENYEBAR LUASKANNYA BERSAMA SEKALIGUS DITURUNKAN DARI GENERASI KE GENERASI.

    LUAR BIASA BILA BERHADAPAN DENGAN SESEORANG YANG SUDAH DIGELARI AL-USTADZ……….NAMUN TIDAK MENYISAKAN SEDIKITPUN RUANG UNTUK MAU MENGALI INFORMASI YANG VALID DAN RELIABEL, SERTA KOMPREHENSIF INTEGRAL TENTANG SEBUAH “INFORMASI SAUDARA MUSLIM LAINNYA” (MAAF, TAKUTNYA AL-USTADZ TIDAK MAU MENERIMA ISTILAH SAYA BARUSAN).

    SYUKRAN, AKHIFILLAH…. YANG LUAR BIASA !
    .

  25. salim mengatakan:

    USTADZ…………..

    TAHUKAH USTADZ BAHWA TAHUN 1920AN PEMERINTAH SAUDI MEWAJIBKAN UMAT ISLAM YANG BERHAJI UNTUK MENGIKUTI AJARAN WAHABISME?
    NAMUN DITENTANG OLEH “GERAKAN NAHDATUL ULAMA DI INDONESIA MELALUI PENGIRIMAN KOMITE HIJAZ”.

    ULAMA DUNIA KETIKA ITU MEREAKSI KERAS KEINGINAN SAUDI UNTUK MEROBOHKAN KUBAH HIJAU MAKAM RASULULLAH SAW. SETELAHMENGHILANGKAN BANYAK WARISAN SEJARAH ISLAM MASA LALU.

    APAKAH USTADZ TAHU?

  26. وقديما قيل: إن كنت ناقلا فالصحة، وإن كنت مدعيا فالدليل
    Ada sebuah kaidah dlm berdiskusi yg mengatakan:
    Jika anda menukil, maka pastikan keabsahannya. Namun jika anda mengklaim, maka berikan dalil/buktinya.
    Anda sebagai apa di sini? Latar belakang NU adalah sufi-qubury, yg otomatis ucapan mereka tidak bisa diterima sebagai kesaksian yg memberatkan ‘kaum wahhabi’ yg notabene adalah musuh bebuyutan mereka. Ini sudah menjadi kaidah umum dlm ilmu peradilan Islam (Qadha’). Ana yakin 1000% nt tidak tahu banyak ttg syi’ah… nt tidak bisa bahasa Arab khan? Ayo jujur saja… makanya bolak-balik termakan propaganda syi’ah. Semua link yg nt beriken berbahasa indo, kenapa? Apakah syi’ah lahir di Indo? Apakah imam-imam mereka orang indo? apakah para ayatusy syaithaan itu orang indo? Kalau memang nt ingin menyelidiki hakikat syi’ah, ya bacalah dari buku-buku rujukan syi’ah yg berbahasa arab spt al kaafi, al istibshaar, dll. Dan nt tidak akan mendapatkannya dengan mudah, karena itulah hakikat syi’ah yg selalu disembunyikan oleh para da’i syi’ah munafikin hari ini. Nt ini buta sejarah atau sengaja membabi buta dlm membela syi’ah (atau memang nt orang syi’ah yg pura2 nyunni), wallaahu a’lam… ga’ penting buat ana siapakah nt sebenarnya. Allaahu yahdiik bas!!

  27. salim mengatakan:

    ASWAB.

    Tulisan Ustadz, “PANGGUNG SANDIWARA IRAN RAFIDHAH IMAMIYAH” itulah yang menjadi entry point problem KEYAKINAN ANDA.

    maksud saya, COBALAH BELAJAR LAGI TENTANG IRAN MELALUI LINK YANG SAYA BERIKAN, website FARS<MEHER DAN PRESS TV menggunakan bahasa arab dan english.

    COBALAH BELAJAR LAIN DENGAN POSISI NETRAL. DAN SEDIKIT PERHALUS HATINYA TERHADAP MUSLIM LAINNYA.

    NAHDATUL ULAMA SAJA, ANDA TELAH MENGANGGAPNYA SALAFY QUBURY YANG TIDAK BISA DITERIMA PENDAPATNYA. PADAHAL KARENA UTUSAN NU LAH KAUM MUSLIM DUNIA SEMUA MAZHAB BOLEH MENUNAIKAN HAJI, PADAHAL KERAJAAN SAUDI AWALNYA MENGHARUSKAN HANYA WAHABY.

    USTADZ, JANGAN MENGANGGAP DIRI PINTAR ……..PADAHAL SANGAT TERBATAS ILMUNYA DAN HAL INI.

    SELAMAT BELAJAR DAN INTROPEKSI DIRI.

    SALAM

  28. Nt ini tidak ilmiah kalau nyuruh ana belajar syi’ah dari web2 bhs Inggris/Persi. Imam2 syi’ah yg kepadanya dinisbatkan ajaran dan doktrin syi’ah oleh para ulama syi’ah itu orang mana dan bicara dengan bahasa apa? Kalau mereka orang persi ‘ajam, atau bule inggris, maka ana tidak akan komentar, karena ana tidak faham bahasa mereka dan berarti mereka adalah ‘ahlul bait gadungan’… karena ga’ ada ahlul bait yg keturunan ‘ajam. mereka semuanya Arab Tulen dan bicara dgn bahasa Arab (ini menurut perspektif syi’ah sendiri). Fahimta Ya Saalim?
    Nt salah besar kalau menganggap tulisan “Panggung Sandiwara Syi’ah” sbg entry point keyakinan ana ttg syi’ah. Ana sdh tahu hakikat syi’ah dari maraji’ asli mereka yg berbahasa Arab (scan kitab, bukan tulisan ulang), yg sangat disembunyikan oleh ulama2 syi’ah hari ini. Jaauuuh sebelum ana memposting artikel tsb. Nt bisa baca artikel2 atau komen2 ana ttg syi’ah sebelumnya… Ana ga’ mencla-mencle macam orang syi’ah kalau diajak diskusi… lari ke sana-kemari ga’ jelas juntrungannya.
    Sekali lagi buktikan semua dakwaan nt ttg pemaksaan yg dilakukan pemerintah saudi agar para jamaah haji menganut paham wahhabi… Mana sumbernya yg valid, atau nt cuma OMDO.

    Satu lagi ya Saalim, nt belajar syi’ah ko’ dari blog? Ya jelas isinya taqiyyah lah, wong blog itu yg baca semua orang… syi’ah tidak bisa dipelajari dari blog, tapi dari kitab-kitab aslinya, yg ana yakin nt seumur hidup belum pernah lihat, apalagi baca. Tapi alhamdulillah, sebaik-baik syi’ah bertaqiyyah, akhirnya terbongkar juga… perpecahan di kalangan syi’ah pun semakin menajam, bahkan seorang Ayatullah Ali Khamenei saja juga sudah dikafirkan sm tokoh syi’ah lainnya (Syirazi)… ini semakin menunjukkan betapa batilnya mereka, dan bhw yg demen mengkafirkan dan menghalalkan darah itu syi’ah, bukan wahhabi/salafi. Allaahumma lakal hamdu.

  29. abuerzha mengatakan:

    Assalamualaykum..kelihatan sekali org2 yg membela SYIAH disini memang cuma ikut2an fanatisme,cuma liat diberita tivi,koran,cuma melihat tampilan para imam2 syiah di tivi,internet yg keliahatan zuhud dgn tampilan sorban dan gamis..sesungguhnya kalian telah tertipu yaa pembela SYI’AH..cm itu yg bisa dijadikan hujjah..lucu2 memang org SYIAH.. :D
    Ana do’akan yaa ustadz anta diberikan kesehatan dan kekuatan IMan dan ISlam dlm memberantas syubhat2 kesesatan SYIAH…

    Jazzakumullohu khayran..

  30. Aamin, wa iyyaakum, wa jazaakumullaahu khairan.

  31. SALIM mengatakan:

    Aswab,

    Maksud saya merespon, Supaya ketika “ANDA” yang membenci/menganggap orang Islam di luar Wahaby sebagai Munafik atau ahli Bid’ah atau Kafir (termasuk mengkafirkan pengikut Mazhab Ja’fary/Syiah Imamiah) SUPAYA MELAKUKAN OTOKKRITIS/MAWAS DIRI tentang Salafy itu sendiri termasuk membuka mata/telinga dari “Implikasi oleh Penguasa SAUDI SEPANJANG SEJARAHNYA”.

    Bukalah WAWASAN ANDA, Jangan terlampau terkungkung oleh AJARAN PARA SYEIK.
    BAHKAN KE CINA YANG KOMUNIS SAJA, KITA DIMOTIVASI UNTUK BELAJAR DARINYA.
    APALAGI DARI NEGERI ISLAM LAINNYA TERMASUK INDONESIA, IRAN, MESIR, DSB.

    BUKANKAH KITA SEJAK LAHIR SEBAGAI ORANG YANG “MERDEKA” UNTUK BELAJAR? JANGAN KARENA DIBEASIWAI ATAU CINTA ALMAMATER KITA TIDAK MAU BELAJAR DI LUARNYA.
    MINIMAL BELAJAR MEMBERSIHKAN HATI TERHADAP MUSLIM LAINNYA,
    WAHAI ORANG YANG BERAKAL……….SEBELUM KEMATIAN MENJEMPUT KITA SEBAGAI SEBUAH KEPASTIAN

    SALAM SUKSES ! SEMOGA ALLAH SWT MEMBERIKAN RAHMATNYA !

  32. He he he… HIDUP SAUDI dan SALAFY dan MAMPUSLAH IRAN dgn Syi’ahnya. Allaahumma dammirhum wa zalzilhum wa arina fiihim ‘ajaa-iba qudratika, yaa Qawiyyu yaa ‘Aziiz !!

  33. Wah, ana seneng banget kalo Israel beneran perang ame Syi’ah Iran, biar ancur semua tuh musuh-musuh Islam, Yahudi Israel plus Majusi Iran.

  34. SALIM mengatakan:

    BOS………… kenapa postingan ane ada yang dihapus setelah sempat muncul dipostingan blog antum ??

    salam

  35. Blog ini bukan tempat memposting berita2 politik ttg Iran.

  36. SALIM mengatakan:

    jawaban komentar antum:

    “mereka adalah ‘ahlul bait gadungan’… karena ga’ ada ahlul bait yg keturunan ‘ajam. mereka semuanya Arab Tulen dan bicara dgn bahasa Arab (ini menurut perspektif syi’ah sendiri). Fahimta Ya Saalim?

    Malah sejatinya antum ya Ustadz….. yang merupakan ustadz gadungan, hanya karena segelintir ilmu dari SAUDI WAHABY sudah menerima disebut ustadz.

    Coba antum pakai akal, apakah SEMUA KETURUNAN AHLUL BAYT DI INDONESIA JUGA SEMUANYA ARAB TULEN DAN BICARA DENGAN BAHASA ARAB?

    PAHAM ENTE? PALING-PALING ANTUM BERANINYA MENGHAPUS DAN MENGHILANGKAN KOMENTAR INI. KASIHAN ANTUM TERBELENGGU OLEH KEJUMUDAN SEBAGAI PEWARIS KEBENARAN ALA WAHABY.

    SALAM DAN TERSERAH ANTUM MAU DIHAPUS ATAU DITAMPILKAN ..YA USTADZ……..

  37. SALIM mengatakan:

    APA ANTUM MAU BELAJAR SECARA ILMIAH DAN JAUH DARI PRASANGKA TENTANG IRAN YANG UPTODATE?

  38. SALIM mengatakan:

    TAPI BLOG ANTUM ADALAH KEKUATAN UNTUK MEMFITNAH UMAT ISLAM YANG BERBEDA MAZHAB DAN PENDIRIAN. ADA LEBIH DARI 1.500.000 BLOG YANG BERPAHAM WAHABY SEMACAM INI YANG MEMBAHAYAKAN PERSATUAN ISLAM.
    SEMOGA ANTUM KENYANG DALAM UPAYA MENISTAKAN ISLAM SYIAH

  39. Bagus, Semoga Allah melipatgandakan blog-blog wahhaby yang konsisten memerangi syi’ah dan firqah-firqah sesat lainnya, serta menyeru kepada tauhid dan sunnah. Ana belum kenyang sampai semua syi’ah menjadi ahlussunnah kembali dan meninggalkan semua kesesatan mereka. Termasuk NT.

  40. Tentu dong, tapi yg jelas ana tidak akan belajar dari NT atau orang-orang syi’ah yg sedang asyik bertaqiyyah… Hanya orang bodoh yg menilai syi’ah dari sandiwara politik Iran dgn Israel/AS… Politik itu kotor, hari ini A besok B lusa C. Sebelum revolusi, Iran adalah sahabat AS, setelah itu berlagak anti AS dan Israel, pdhl presidennya keturunan Yahudi… dan di Teheran ada 25 Sinagog Yahudi, tapi tak satupun mesjid bagi ahlussunnah yg boleh berdiri.
    Bagaimana mungkin pernyataan kaum yang menuduh Aisyah istri tercinta Rasulullah sebagai pezina hendak dipercaya? Sedangkan Allah berfirman bahwa siapa pun yang menuduh wanita terhormat sebagai pezina dan tidak bisa mendatangkan 4 orang saksi, maka dia adalah pendusta. Apalagi jika yg dituduh adalah Siti Aisyah yg telah dinyatakan bersih oleh Allah… alangkah kafirnya mereka itu.

  41. Nih komentar ana yg selengkapnya:
    Nt ini tidak ilmiah kalau nyuruh ana belajar syi’ah dari web2 bhs Inggris/Persi. Imam2 syi’ah yg kepadanya dinisbatkan ajaran dan doktrin syi’ah oleh para ulama syi’ah itu orang mana dan bicara dengan bahasa apa? Kalau mereka orang persi ‘ajam, atau bule inggris, maka ana tidak akan komentar, karena ana tidak faham bahasa mereka dan berarti mereka adalah ‘ahlul bait gadungan’… karena ga’ ada ahlul bait yg keturunan ‘ajam. mereka semuanya Arab Tulen dan bicara dgn bahasa Arab (ini menurut perspektif syi’ah sendiri). Fahimta Ya Saalim?

    Coba NT baca dari awal, maka akan jelas bahwa yang ana maksud Ahlul bait yg Arab tulen dan bicara dengan bahasa Arab itu adalah imam2 syi’ah yg 11 itu (ana ga’ percaya dgn keberadaan yg ke-12). Bukannya semua Ahlul Bait harus bicara dlm bahasa Arab. Tapi kalau Ahlul Bait harus keturunan Arab ya itu mesti… kecuali di Iran, banyak orang ‘ajam (persi) yg ngaku Sayyid dan Ahlul Bait, nah itu dia Ahlul Bait gadungan yg ana maksud.

    Kasihan tuh Ahlul Bait… nama mereka banyak dicatut oleh para penjahat agama untuk kepentingan pribadi mereka. Masa’ ada Ahlul Bait Asli yg tega menyakiti Rasulullah dengan mencaci maki bahkan mengkafirkan orang-orang yg beliau cintai? Masa’ ada Nabi yg setelah wafat para sahabatnya murtad semua kecuali beberapa gelintir saja? Masa’ ada ajaran yg mengaku membela Ahlul Bait, tapi di antara keyakinan mereka ialah jika si Mahdi keluar, maka yang akan dihabisi adalah orang Arab:
    عن أبي عبد الله عليه السلام قال: « إذا قام القائم من آل محمد عليه السلام أقام خمسمائة من قريش فضرب أعناقهم، ثم أقام خمسمائة فضرب أعناقهم، ثم أقام خمسمائة أخرى حتى يفعل ذلك ست مرات». (بحار الأنوار ج52_ ص 383 )
    Dari Abu Abdillah Alaihissalaam, katanya: “Jika Al Qa-im (Imam Mahdi-nya Syi’ah) dari keluarga Muhammad telah bangkit, dia akan membariskan 500 orang Quraisy, lalu memenggal kepala mereka, lalu membariskan 500 orang lagi dan memenggal mereka, lalu membariskan 500 orang lagi dan memenggal mereka. Ia melakukan hal itu sampai enam kali ! (Biharul Anwar jilid 52 hal 383).
    عن أبي جعفر أنه قال: «لو يعلم الناس ما يصنع القائم إذا خرج لأحب أكثرهم أن لا يروه مما يقتل من الناس، أما إنه لا يبدء إلا بقريش، فلا يأخذ منها إلا السيف ولا يعطيها إلا السيف حتى يقول كثير من الناس: ليس هذا من آل محمد، لو كان من آل محمد لرحم».
    ( بحار الأنوار ج 52_ ص354 )
    Dari Abu Ja’far katanya, “Andai orang-orang tahu apa yang akan dilakukan oleh Al Qa-im saat keluar nanti, niscaya kebanyakan dari mereka tidak akan ingin melihatnya, sebab ia DEMIKIAN BANYAK MEMBUNUH MANUSIA. Bahkan yang pertama kali dibantai adalah Suku Quraisy, dia tidak menyikapi mereka kecuali dengan pedang, hingga banyak orang yg berkata: “Orang ini bukan dari keluarga Muhammad, sebab kalau dia berasal dari keluarga Muhammad dia pasti mengasihi” (Biharul Anwar jilid 52 hal 354).
    Benarlah kata mereka, mana mungkin seseorang demikian membenci bangsa yg menjadi asal-usulnya? kalau yg dijuluki Mahdi -yg artinya mendapat hidayah & ma’shum- saja seperti itu biadab dan kejamnya, lantas bagaimana dengan wakil-wakilnya seperti Khomeini dan Khamenei, yg bukan mahdi dan tidak ma’shum… pasti lebih sadis dan kejam lagi… itu logikanya, tapi dasar syi’ah udah tak punya akal lagi, maka membebek aja terhadap apa yg didiktekan oleh ulama mereka… Allaahu yahdiihim bas.

  42. SALIM mengatakan:

    (maaf, tadi salah menempatkan lokasi comment yang di atas sehingga terkesan dobel)

    Astagfirullah……….!
    Niat Antum sangat bagus…! Tapi imposible dong, saat antum wafat semua penganut Syiah telah ikut ahlusunnah 100%; artinya saat antum wafat, dipastikan dalam keadaan LAPAR (belum kenyang). Sebagaimana masing-masing pengikut mazhab ahlusunnah tidak akan 100% mengetahui dan menjalankan 100% seluruh ajaran dalam mazhab masing-masing yang yang dianut.
    MAKSUD ANE, antum perbaiki hati dalam menghormati dinamika keragaman umat Islam termasuk kemampuan masing-masing orang dalam menjalankan ISLAM yang memang idealnya SECARA KAFFAH.

    Bagaimana USTADZ?

  43. Impossible or Not, yang namanya ajaran sesat harus dibantah dan dijelaskan kesesatannya. Ini pekerjaan yg sangat mulia dan sangat besar pahalanya. Apalagi jika yg dihadapi adalah kaum syi’ah yg sangat berbahaya, yg ingin menghancurkan Islam dari dalam, mulai dengan menyudutkan para sahabat Nabi sebagai mata rantai pertama yg menyampaikan ajaran Islam kepada kita…
    Ana sudah ‘ainul yaqin thd kesesatan Syi’ah, jadi NT mau komentar 100 kali tiap hari pun PERCUMA.
    Kalau mau diskusi, coba NT komentari riwayat yg dinukil oleh Al Majlisi dlm Biharul Anwar ttg Imam terakhir kalian yg dijuluki AL MAHDI (Al Qa-im) itu… masa’ ajaran haus darah kaya’ gitu harus dibiarkan? Itu baru setitik kesesatan dari lautan kesesatan agama syi’ah itsna ‘asyriyah ja’fariyyah. Bagaimana menurut NT kalau ajaran spt itu dinisbatkan kepada ahlul bait? NT pernah lihat upacara umat Syi’ah di Irak/Iran belum? Pernah lihat umat syi’ah merangkak menuju kuburannya Husein? Lalu menciumi makam imam-imam mereka? Itu apa kalau bukan syirik akbar? belum lagi doa-doa yg mereka baca saat Huseiniyyah, yg menyifati imam Ali dgn sifat-sifat ilahiyah…
    Mereka itu lebih kafir dari kaum musyrikin kontemporer, lebih jahat dari Yahudi dan Nasrani, meskipun di pentas politik berlagak jadi musuh bebuyutan Israel… Kalau memang mereka melawan Israel demi membela kaum muslimin palestina yg Ahlussunnah itu, maka kenapa saat Gaza dibombardir Israel th 2009 Hizbullat tidak menembakkan satu roket pun ke Israel? NT jangan melupakan sejarah pengkhianatan syi’ah sejak dahulu… ajaran mereka dari dulu memang membolehkan pengkhianatan selama yg dihadapi adalah Ahlussunnah. Kalau dulu mereka bersekongkol dgn Hulagu Khan untuk menjatuhkan Khilafah Abbasiyah (th 656 H) di Baghdad, maka th 2003 lalu mereka kembali mengulangi pengkhianatannya dengan bersekongkol dgn pasukan salibis AS untuk menyerahkan Baghdad ke AS dan Iran. Sejarah akan selalu mengulangi dirinya… Alhamdulillah, rencana busuk mereka di Yaman dan Bahrain telah Allah gagalkan melalui tangan-tangan hambanya yg bertauhid.

  44. SALIM mengatakan:

    Aswab…ustadz..

    ayo.. ustadz,…………Qiyamullail………!

    tidak mengapa antum menghapus lagi comment ane yang terakhir. lagi dan lagi comment ane dihapus oleh antum. maklum super ego.
    tapi sebagai muslim ane tetap mendo’akan kebaikan untukmu! membersihkan hati antum dari kesombongan memiliki secuil ilmu, namun telah berani mengecilkan nilai muslim yang tidak sepaham.

    Dahsyat….bukankah sekeras-kerasnya BATU, masih ditemukan keluarnya mata air di celah-celahnya di puncak pegunungan ?

  45. didit mengatakan:

    justru salim ini hatinya sdh membatu hingga fakta yg nyata ada diabaikan, retorika kosong kaum syiah.yg hanya takiyah (penipuan) diyakini…………
    sadar lim, sumbangsih syiah terhadap islam hanya kitab litab merusak dan penghianatan

  46. Abu Yahya mengatakan:

    @SALIM

    Enyah saja dari blog yang penuh dengan ilmu ini, jangan kotori dengan bualan-bualan sampeyan yang tidak berisi, lari kesana kemari tanpa bisa membantah satupun hujjah yang al-ustadz abu hudzaifah sampaikan. Pertanyaan beliau yang belum sampeyan jawab itu banyak al:

    1]. Sampeyan bisa berbahasa arab??
    2]. Sampeyan sudah mengecek kitab-kitab rujukan utama agama Syi’ah seperti Al-Kafi, Biharul Anwar dll??
    3]. Tunjukan data, sumber/rujukan valid sampeyan terhadap dakwaan pemaksaan pemerintah saudi agar para jamaah haji menganut paham wahhabi.. Punya datanya atau OMDO??
    4]. Sampeyan mengaku bermahzab Syafi’i (sampeyan sedang bertaqiyyah ya??) tapi bagaimana tanggapan sampeyan terhadap pernyataan beliau:
    Imam Syafi’i berkata: “Tidak pernah kusaksikan ada orang yg paling jago bersaksi palsu melebihi kaum Rafidhah” (Diriwayatkan oleh Al Baihaqi dlm As Sunanul Kubra 10/208 cet. India, dan dinukil oleh Adz Dzahabi dalam Siyar A’lamin Nubala’ 10/89).??
    5]. Dll….

    Jawab dulu yang diatas,..jangan muter-muter kayak gasing…

  47. Ibnu mengatakan:

    Subhanallohu wallohu akbar!! hampir-hampir saja lebih tertarik menyimak kolom-kolom komentar di blog ini daripada baca semua nya….hehehe…astaghfirulloh

    teruskan perjuangan antum yaa ustadz…semoga ilmu antum jadi pahala jariyyah…
    maaf tidak bisa bantu…hanya bisa ikut mendo’akan

    barokallohu fiik

  48. gan gan mengatakan:

    Assalamu ‘alaikum.

    Izin komentar,

    وَالسَّابِقُونَ الْأَوَّلُونَ مِنَ الْمُهَاجِرِينَ وَالْأَنْصَارِ وَالَّذِينَ اتَّبَعُوهُمْ بِإِحْسَانٍ رَضِيَ اللَّهُ عَنْهُمْ وَرَضُوا عَنْهُ وَأَعَدَّ لَهُمْ جَنَّاتٍ تَجْرِي تَحْتَهَا الْأَنْهَارُ خَالِدِينَ فِيهَا أَبَدًا ذَلِكَ الْفَوْزُ الْعَظِيمُ
    Orang-orang yg paling dahulu dan pertama kali beriman, dari kalangan MUHAJIRIN, ANSHAR, dan ORANG-ORANG yg mengikuti mereka dengan baik; Allah telah ridha kepada mereka dan merekapun ridha kepada Allah. Allah sediakan bagi mereka Surga-surga yg mengalir di bawahnya sungai-sungai…. (AT TAUBAH: 100)

    لا تسبوا أصحابي، فوالذي نفسي بيده، لو أن أحدكم أنفق مثل أحد ذهبا ما بلغ مد أحدهم ولا نصيفه (متفق عليه)
    Jangan kalian cela sahabatku (dlm riwayat muslim: seorangpun dari sahabatku) ! Sungguh, demi Dzat yg jiwaku berada di tangan-Nya, andaikan ada di antara kalian yg menginfakkan emas sebesar gunung Uhud, maka (pahalanya) tidak akan menyamai infak mereka (para sahabat) yg hanya sebesar satu mud, dan tidakpula setengahnya” (HR. Bukhari & Muslim).

    Abu Bakar di surga, Umar di surga
    Allah ridho kepada mereka,
    Sementara SYIAH mengkafirkan keduanya dan menganggapnya berhala,

    ditambah lagi SYIAH melaknat Jibril, menganggap Aisyah pezina, menganggap Qur’an yang ada saat ini tidak otentik dan telah tercemar. Naudzubillah

    Kalau mau berfikir dengan AKAL SEHAT, gampang sekali ngeliat mana yg Allah ridho dan mana yang sesat.

    wassalam

  49. Betul akhi… tapi justru akal sehat itulah yg jarang mereka gunakan, karena telah tertutupi oleh ta’ashshub buta dan hawa nafsu. Mereka harus keluar dulu dari milleu yg rusak tersebut, lalu bergaul dengan ahlussunnah, dan merujuk langsung ke kitab-kitab induk mereka, barulah mereka akan sadar betapa sesatnya ajaran yg diklaim berasal dari Ahlul bait tsb. Namun selama mereka masih percaya kpd tokoh-tokoh bersurban mereka hari ini, maka mereka takkan keluar dari kesesatan tsb. Kalaulah syi’ah arab yg bisa memahami alqur’an saja masih banyak yg tidak memfungsikan akal sehat mereka karena mau didoktrin oleh dajjal-dajjal bersurban itu, apalagi syi’ah indo yg ajam dan ga’ ngerti bahasa asli kitab-kitab induk syi’ah itu sendiri… pastilah mereka menjadi sasaran empuk para dajjal tsb untuk disedot duitnya lewat ‘khumus’ dan kehormatannya lewat ‘mut’ah’. Wallaahul musta’an.

  50. eddi pribadi mengatakan:

    ngomong-ngomong soal sorban nih stadz, ada teman yang ngasih link ini
    http://salafiaqeedah.blogspot.com/2011/01/green-turban.html
    mungkin ustadz bisa beri tanggapan ilmiyyah nya ..?

  51. Kelihatannya situs itu ingin membikin opini bahwa menggunakan surban adalah sunnah secara mutlak dan memakai ghutrah (ala saudi) adalah tindakan meniru-niru kaum yahudi… kalau memang begitu, maka jawabnya ialah bahwa pakaian yg dipakai oleh Rasulullah maupun para sahabatnya bukanlah sunnah ta’abbudiyyah (sunnah yg bernilai ibadah bila diikuti) secara mutlak. Akan tetapi beliau berpakaian sebagaimana pakaian masyarakat di zamannya. Kalau lah dahulu masyarakat Arab biasa memakai rida’ (semacam selendang penutup bag atas badan) dan izar (sarung), lalu menutup kepala mereka dengan surban; maka tidak berarti kita disuruh berpakaian seperti mereka pada zaman skrg, dan kalaupun ada orang yg berpakaian spt itu, tidak lantas dianggap mengamalkan sunnah… demikian pula kebiasaan memanjangkan rambut bagi laki-laki hingga mencapai bahu, sebagaimana rambut Rasulullah shallallaahu ‘alaihi wa sallam. Itu memang dianggap sebagai sunnah beliau, namun sunnah ‘aadiyyah (sunnah yg berkaitan dengan adat istiadat), bukan sunnah ta’abbudiyyah (sunnah yg bernilai ibadat). Contoh sunnah ‘aadiyyah lainnya ialah kegemaran Rasulullah terhadap daging kambing terutama bagian tangan, demikian pula kesukaan beliau terhadap minuman yg dingin dan manis, terhadap buah labu, dan lain-lain… ini semua berkaitan dengan adat, bukan dengan ibadat. Alias kita tidak disuruh menyukai semua hal tadi, dan kalau pun kita tidak menyukai daging kambing, minuman manis dan dingin, dan buah labu karena memang tidak berselera thdpnya; kita tidak dianggap menyelisihi sunnah beliau. Kecuali bila kita membencinya semata-mata karena semua hal tadi disukai Rasulullah, maka barulah kita berdosa di sini. Namun bila kita tidak menyukainya bukan karena hal tsb, maka tidak mengapa… spt orang yg sakit gula, dan hipertensi, maka ia harus menghindari manis-manisan dan daging kambing demi kesehatannya, dan tidak dibenarkan bila beralasan bahwa Rasulullah menyukai itu semua.
    Dalam kondisi tertentu, seseorang yg memakai surban dan pakaian ala Rasulullah bisa dianggap mendapat pahala (bernilai ibadah), yaitu bila ia melakukannya karena kecintaannya kepada Rasulullah, dan ittiba’ kpd Beliau. Orang spt ini mendapat pahala bukan dari sisi menyamai apa yg dilakukan Rasulullah, namun dari sisi mahabbahnya thdp Rasulullah yg mendorongnya untuk berbuat spt itu. Contohnya adalah hadits berikut:

    عن أنس “أن خياطا دعا النبي صلى الله عليه وسلم لطعام صنعه قال فذهبت مع النبي صلى الله عليه وسلم فقرب خبز شعير ومرقا فيه دباء وقديد فرأيت النبي صلى الله عليه وسلم يتتبع الدباء من حوالي القصعة أي جوانبها فلم أزل أتتبع الدباء من يومئذ
    Dari Anas, katanya, “Ada seorang penjahit yang mengundang Rasulullah Shallallaahu ‘alaihi wa sallam untuk menyantap masakannya. Aku pun berangkat bersama beliau, lalu dia (si penjahit) menyuguhkan roti gandum, dan kuah berisi labu. Maka kulihat Rasulullah mencari-cari labu di pinggiran nampan (lalu memakannya), dan sejak saat itu aku selalu mencari-cari labu (dlm makanan)” (HR. Bukhari dan Muslim).
    Dalam riwayat lainnya disebutkan bahwa ketika tahu Rasulullah menyukai labu, anas sengaja menyodorkan labu-labu yg diperolehnya kepada Rasulullah dan tidak memakannya. Ini menunjukkan bahwa beliau melakukan hal tsb karena mengedepankan cinta dan pengagungannya thdp Rasulullah, sehingga beliau pun ikut menyukai apa yg disukai Rasulullah, walau pun awalnya Anas pribadi tidak menyukainya.

    Akan tetapi dalam hal berpakaian kita harus memperhatikan adab-adabnya, salah satunya ialah menjauhi pakaian syuhroh, yaitu pakaian yang menarik perhatian orang sekeliling dan menimbulkan popularitas bagi pemakainya, karena dianggap aneh dan lain dari pada yg lain. Atau pakaian yg dipakai dalam rangka takabbur. Pakaian seperti ini tidak boleh untuk dipakai, spt memakai surban di tengah masyarakat yang tidak mengenal surban sama sekali sehingga orang tsb menjadi terkenal karenanya… atau memakai jas di tengah masyarakat yg tidak mengenal jas sama sekali, dan semisalnya. Dalilnya adalah sabda Nabi:
    من لبس ثوب شهرة ألبسه الله يوم القيامة ثوبا بمثله يلهب فيه النار
    Barangsiapa mengenakan pakaian syuhroh, kelak pada hari kiamat Allah akan memakaikan baginya pakaian serupa yang dilahap api (HR. Abu Dawud & Ibnu Majah, dan dihasankan oleh Al Mundziri).
    kalau ini sudah kita fahami, maka kebiasaan memakai ghutrah di saudi adalah kebiasaan masyarakat setempat yg dibolehkan menurut syariat, bahkan bagi orang yg tinggal di tengah-tengah mereka, dianjurkan untuk berpakaian spt mereka. Demikian pula bila ia beralih ke Yaman, maka sebaiknya ia mengenakan surban ala orang yaman (pakai ekor), namun di Oman dan Uni Emirat Arab, surbannya tidak pakai ekor, dan gamis mereka tidak pakai kerah… lalu bila ia berada di Sudan, maka ia bisa pakai surban dan bisa juga tidak… demikian pula ketika ia berada di Pakistan/Afghanistan, maka ia dianjurkan untuk berpakaian spt masyarakat setempat selama cara berpakaian mereka masih ditoleransi oleh Syariat Islam.

    ghutrah yg dipakai orang saudi juga tidak bisa disamakan dengan penutup kepala ala yahudi, mengingat warna ghutrah dan coraknya sendiri berbeda, dan jumlah pemakainya jauh lebih banyak daripada jumlah yahudi yg pakai penutup kepala, sehingga ghutrah lebih dikenal sebagai pakaian islami, walaupun ada sebagian orang yahudi yg memakainya. Apalagi bila mengingat bahwa tasyabbuh yg diharamkan ialah ketika seseorang memakai pakaian yg menjadi ciri khas orang kafir, spt salib, pakaian khas pendeta, rahib, biksu, dan semisalnya… sekarang siapakah yg berani memastikan bahwa ghutrah adalah pakaian khas yahudi? Justru mayoritas kaum muslimin mengenal ghutrah sebagai pakaian khas saudi, bukan pakaian has yahudi. Faham?

  52. Aulia bin Jamaluddin mengatakan:

    Assalamu’alaykum Ustadz,
    Benarkah surban tidak berekor merupakan ciri khas syi’ah?

    Jazakallahu khoyr.

  53. muhajir mengatakan:

    to Aulia bin Jamaluddin.

    pemahaman yang baik adalah yang komprehensif integral.

    sebaiknya, dibalik KENAPA GHUTRAH YANG MENJADI CIRI KHAS PENUTUP KEPALA PARA ULAMA, RAJA DAN PANGERAN, SERTA PENDUDUK SAUDI ARABIA,CENDERUNG BERBEDA DENGAN YANG DIPAKAI OLEH ULAMA AHLU SUNNAH YANG LAIN (MESIR, MAROKO, MALAYSIA, INDONESIA), PARA HABAIB/SYARIF DI INDONESIA. PARA SAYYID. ATAU SYARIF DI IRAN BERPENUTUP KEPALA WARNA HITAM, SEDANGKAN SYAIK MENGGUNAKAN WARNA PUTIH. DEMIKIAN PULA PARA SUFI.

    BOLEH DILIHAT PERBANDINGANNYA dari komentar eddi pribadi ada link ini:
    http://salafiaqeedah.blogspot.com/2011/01/green-turban.html

  54. Kenapa tidak dibalik saja pertanyaannya menjadi sbb:
    “Mengapa para ulama ahlussunnah di selain Saudi tidak meniru saudi dengan memakai penutup kepala warna merah/putih?”. Kenapa ko’ saudi yg harus meniru negara-negara lain? Padahal Islam lahirnya dari Mekkah dan Madinah, Rasulullah wafat di Madinah, para sahabat dan ummahaatul mukminin juga mayoritas berasal dari Madinah… dan Madinah berada di wilayah Saudi, bukan di Mesir, Maroko, dll… jadi mestinya mereka berkiblat ke Saudi, bukan sebaliknya… kan begitu logikanya bung Muhajir?!

    Kenapa saudi yg mesti disalahkan dalam hal ini?

    Kalau anda bicara ttg penduduk saudi arabia, maka bisa dikatakan bahwa sepertiga penduduk saudi adalah warga asing (sekitar 8 juta dari total 25 juta penduduk saudi), dan warga asing tadi adalah multietnis… ada yg melayu, ada yg pakistan, india, afghan, afrika, eropa, turki, china, dsb… mereka rata-rata tidak meninggalkan pakaian khas negerinya, kalau pun ada, maka biasanya yg sudah menjadi warga saudi saja yg lantas berpakaian ala saudi, atau yg masuk ke lembaga resmi pemerintahan. Dan itu sangatlah wajar… anda pun kalau ke Amerika dan bekerja di perusahaan resmi pemerintah AS, maka anda tidak mungkin pakai baju koko dan sarung khan? Pasti anda akan pakai seragam perusahaan atau minimal pakaian masyarakat setempat. Demikian pula dengan saudi…

  55. muhajir mengatakan:

    sorry dech kalau ikut KERAJAAN SAUDI.

    Mau tau beberapa PELENCENGAN SAUDI?:
    1. SATU-SATUNYA NEGARA DI DUNIA YANG DIBERINAMA DENGAN NAMA “kELUARGA” YAITU “IBNU SAUD” MENJADI “SAUDI ARABIA.
    2. PEMERINTAHANNYA TIDAK ISLAMI, BERBENTUK DIKTATOR KERAJAAN TURUN TEMURUN (WALAUPUN DIPERMANIS DENGAN
    3. DIBENTUK ATAS KOLABORASI ULAMA WAHABY (ULAMA KERAJAAN) DAN IBNU SAUD.
    4. PEMERINTAHNYA SANGAT KERAS “TERHADAP UMAT ISLAM BEDA MAZHAB SEPERTI SUFI, SYIAH” TETAPI “MENJADIKAN AMERIKA DAN ZIONIS TEMAN SETIA, DISEDIAKAN PANGKALAN MILITER.
    5. TIDAK MERESPON TUNTUTAN REFORMASI DARI MASYARAKATNYA SAAT INI.
    6. IKUT-IKUTAN MENUMPAS DEMO DAMAI RAKYAT DI YAMAN, BAHRAIN, SURIAH.
    7. PENDANA TERBESAR TERORIS MKO (mUJAHIDIN kHLQ oRGANIZATION) DI IRAK.
    8. TIDAK PATUT DIJADIKAN IDOLA KARENA TIDAK MEMILIKI IZZAH “SEBAGAI MUSLIM” DIANTARA KEKUATAN AMERIKA, ERO[PA DAN ZIONIS.

    MENGENAI PAKAIANNYA YANG BEDA ?

    YA IYALAH …..WONG MEREKA CENDERUNG MAU MENANG SENDIRI !!
    TAMPIL UNIK. PADAHAL SUDAH ADA TURBAN YANG SUDAH UMUM TURUN TEMURUN DIPAKAI PADA AULIYA, ALIM ULAMA TEMPO DULU.

  56. muhajir mengatakan:

    KERAJAAN KELUARGA SAUD.

    Pada tanggal 23 September 1932, Abdul Aziz bin Abdurrahman as-Sa’ud—dikenal juga dengan sebutan Ibnu Sa‘ud—memproklamasikan berdirinya Kerajaan Arab Saudi atau Saudi Arabia (al-Mamlakah al-‘Arabiyah as-Su‘udiyah) dengan menyatukan wilayah Riyadh, Najd (Nejed), Ha-a, Asir, dan Hijaz. Abdul Aziz kemudian menjadi raja pertama pada kerajaan tersebut. Dengan demikian dapat dipahami, nama Saudi berasal dari kata nama keluarga Raja Abdul Aziz as-Sa’ud.

    Wahabi (Arab: Al-Wahhābīyya‎ الوهابية) atau Wahhabisme merupakan satu fahaman atau aliran dominan yang diamalkan oleh ulama-ulama Haramain (Makkah dan Madinah) yang diasaskan oleh Muhamad Abdul Wahab. Fahaman ini dikukuhkan lagi oleh keluarga diraja Bani Saud yang kini memerintah negara Arab Saudi.

  57. muhajir mengatakan:

    bos GAN GAN, TINGGAL DI JAKARTA?

    kalau sempat mampir di ICC (Islamic Culture Center) dekat gedung REpublika atau dekat LIPIA. disana tersedia perpustakaan dan forum diskusi tentang “Syiah Ja’fariyah” baik dari dimensi sunni maupun Syiahnya.

    sekalian studi banding supaya nambah wawasan dikit.

  58. Secara bahasa, wahhabi bukanlah nisbat kepada Muhammad bin Abdul Wahhab, tapi nisbat kepada Al Wahhab… siapakah Al Wahhab itu? Jawabnya, Al Wahhab adalah salah satu nama Allah. Kalau ada yg mengklaim wahhabi merupakan nisbat kpd Muhammad bin Abdul Wahhab, jelas ini orang bahlul ga’ ngerti bahasa Arab sama sekali… kalau ingin menisbatkan kepada Muhammad bin Abdul Wahhab, mestinya Muhammadi (jama’nya Muhammadiyyah), karena namanya adalah Muhammad, sedangkan nama bapaknya adalah Abdul Wahhab…

  59. Alhamdulillah, corong Rafidhah Majusi IRan berkomentar… makin banyak komen makin kelihatan borok-borok nt yaa Raafidhah, wahai para pengikut Abdullah bin Saba’ Al yahudi… ga’ ada yg demikian benci thdp Saudi selain Rafidhah, Khawarij, Sufiyah, dan orang-orang kafir barat.

  60. muhajir mengatakan:

    Abdullah bin Saba’ ………..seperti yang ente sebut sebenarnya TOKOH FIKTIF untuk menjatuhkan ajaran SYIAH ALI (MAZHAB JA’FARI).

  61. muhajir mengatakan:

    Apakah setiap orang yang kritik terhadap SAUDI , selalu ente kategorikan sebagai Syiah, Rafidhah, khawaridz, sufyani, Barat Kafir dan lain-lainnya?

    Imam Syafii mengatakan,”Kalau karena kecintaan kepada AhlulBAyt Rasul SAW dianggap sebagai Rafidhi, maka ketahuilah bahwa saya adalah Rafidhi”.

    Imam Malik, selama berada di MAdinah tidak pernah naik Kuda/keledai karena memuliakan adanya “makam Rasul SAW” di Madinah.

    Lalu apa yang ente bela dari Ibnu Wahab yang menyerukan penghancuran Kubah Makam Rasul SAW? penghancur situs peninggalan Rasul dan ahlul bayt serta sahabat di haramain?

    Kalau tidak dikritisi oleh Para Ulama dari organisasi Nahdatul Ulama Indonesia, melalui pembentuklan Komite Hijaz, apa jadinya Makam Rasul SAW saat itu?

    Semoga ente dibangkitkan bersama Ibnu Wahab, Ibnu Saud dan kelompoknya yang ente cintai dan ente bela sampai maut menjemput.

    moga ente “menjadi manusia merdeka” untuk belajar dan berpikir .

    (kenapa postingan tentang SEJARAH WAHABY , ente tidak tampilkan? katakanlah yang benar walaupun itu pahit).

    berani ente kritisi SAUDI dari point yang saya sebutkan pada postingan sebelumnya?

  62. Allaahumma aamiin yaa Rabb… bangkitkan aku bersama syaikh al ‘allaamah Muhammad bin Abdul Wahhab yg setia mengikuti Kalam-Mu dan sunnah Nabi-Mu, serta berjuang hingga titik darah penghabisan untuk membersihkan bumi hijaz dan jazirah Arab dari kemusyrikan.
    Mengapa komentar antum tidak ana tampilkan? Jawabnya, karena rujukan antum adalah Ahmad Zaini Dahlan yg sangat terkenal memusuhi Syaikh Muhammad bin Abdul Wahhab,dan terbukti berulang kali merekayasa kedustaan atas beliau… NT ga’ tahu adab diskusi sich.. kalau mau menukil pemikiran seseorang ya harus dari buku2 tulisan orang tsb atau murid-muridnya yg terkenal, bukan dari buku tulisan musuhnya… itu tidak obyektif namanya. Apalagi jika musuhnya terbukti suka berdusta… ya jelas tidak bisa diterima.
    Kedua, NT menukil pernyataan sejarawan Inggris yg namanya Hampher itu… masa’ kita mau percayai ucapan orang kafir? Padahal ucapan orang fasik aja harus diverifikasi… masa’ ucapan/kesaksian seorang kafir diterima begitu saja?
    Tapi kalau nt bisa buktikan dari rujukan otentik dan valid (bukan statemen musuh dakwah tauhid/musuh daulah su’udiyyah), maka ana akan posting langsung… adapun sekedar klaim dan tuduhan, ana bisa datangkan berpuluh kali lipat bantahannya… tapi khan percuma saja membantah ‘igauan’ di siang hari.
    Adapun Komite Hijaz bentukan NU dst… it’s just a big bullshit !!! NU cuma omdo kalau ngaku cinta Nabi.. mana buktinya? Justru PBNU dan tokoh-tokohnya selalu berada di barisan terdepan dalam menolak usulan negara Islam, padahal itu baru opini, belum benar-benar berdiri… ga’ percaya? lihat aja di situs resmi NU dan Gus Dur…
    Cinta Nabi itu bukan dengan mengeramatkan apa-apa yg diklaim sebagai bekas peninggalannya, tapi dengan mempelajari sunnahnya, mengamalkannya, serta membela ajarannya… kalau ada yg ngaku cinta Nabi tapi alergi dan antipati dengan penerapan syari’at Islam dan justru mempertahankan ideologi Pancasila, itu munafik namanya… musang berbulu ayam.

  63. Tuh khan bener dugaan ana… orang rapido selalu menafikan keberadaan Abdullah bin saba’, leluhur mereka… nt ga’ usah tutup-tutupi jatidiri nt sbg syi’ah, udah kecium dan semakin menyengat baunya kok… terus aja komen di sini, makin banyak komen makin keliatan ke-syi’ahan nt… allaahu yahdiik bass.

  64. Abu hudzaifah Abdullah Khalid bin Muhammad (hans) mengatakan:

    Subhanallah, barokallahufiik stadz karena konsistensi anta dalam membantah kesesatan kaum rafidhoh. Ana melihat betapa jelasnya dalil2 yang telah diberikan, dan tidak ada yg dibantah dengan ilmiyah oleh orang2 syi’ah yang ada disini. Tidak bisa disangkal lagi, Salim dan Muhajir -Allahu yahdihuma- berada pada tiga keadaan, mereka jelas2 syiah yagn bertaqiyyah, atau mereka orang2 awam yang begitu mencintai Iran yang mereka anggap negara Islam (tertipu tentunya) atau minimal ana berhusnuzhon mereka ini aliran Islam lainnya yang bukan syiah tapi amat sangat tersyubhat akal dan fikiran mereka oleh buku2 syiah. :)
    Ana sangat kasihan melihat kedua orang ini, terlihat jelas kekosongan mereka terhadap ilmu syariat, terhadap Quran wassunnah, terhadap perkataan2 dan ajaran2 para ulama besar Islam. Semoga Allah memberikan taufiq dan hidayahnya kepada mereka berdua, dan juga saudara2 kita yg tersyubhat oleh syiah, semoga kembali kepada pemahaman yang benar, yaitu kembali kepada Al Qur’an dan sunnah, dengan pemahaman salaful ummah. Tapi diwaktu yang bersamaan, tak henti2nya ana bersyukur, yaa Allah, segala puji bagiMu yang telah sudi memilih jiwa yang kotor ini kepada pemahaman Islam yang sahih. Yang tidak banyak Engkau bagi2kan hidayah ‘azhimah ini kepada hamba2Mu, tetapi Engkau berikan kepadaku, sedangkan jiwa ini senantiasa melakukan dosa dan kesalahan kepadaMu. Semoga Allah meneguhkan ana, al ustadz abu Hudzaifah, dan ikhwan2 sekalian di atas manhaj yg mulia ini dan mematikan kita semua di atasnya. Ketika kita melihat pembanding2 yang terperosok kepada kesesatan sebagaimana yang kita saksikan di sini, semakin kita merasa beruntung dan bersyukur berada di atas pemahaman salafy ini. Mudah2an kita semua bisa berkumpul bersama Nabi di telaga beliau kelak, aamiin.
    Jazakallahu khairan yaa ustadzy, semoga Allah memberikan kekuatan dan menambah hafalan antum, memberikan kesehatan dan kekuatan badan kepada antum dan keluarga, aamiin. Salam untuk ustadz Firanda, ustadz Anas burhanuddin, dan ikhwan2 kita yg masih study di Madinah. Barokallahu fiik

  65. Abu hudzaifah Abdullah Khalid bin Muhammad (hans) mengatakan:

    Aamiin, yaa Allah, bangkitkan aku juga bersama syaikhul Islam al Allamah Muhammad bin Abdulwahab, karena kecintaanku kepada beliau hanyalah karena kecintaanku kepadaMu dan RasulMu yaa Rabby. Aamiin.

  66. Wa jazaakallaahu khairan aidhan yaa akhi.

  67. muhajir mengatakan:

    KOMITE HIJAZ NU ADALAH PENENTANG “NIAT IBNU SAUD MENJADIKAN WAHABY SEBAGAI MAZHAB TUNGGAL DI HARAMAIN”.

    Ketika Raja Ibnu Saud hendak menerapkan asas tunggal yakni mazhab wahabi di Mekah, serta hendak menghancurkan semua peninggalan sejarah Islam maupun pra-Islam, yang selama ini banyak diziarahi karena dianggap bi’dah. Gagasan kaum wahabi tersebut mendapat sambutan hangat dari kaum modernis di Indonesia, baik kalangan Muhammadiyah di bawah pimpinan Ahmad Dahlan, maupun PSII di bahwah pimpinan H.O.S. Tjokroaminoto. Sebaliknya, kalangan pesantren yang selama ini membela keberagaman, menolak pembatasan bermadzhab dan penghancuran warisan peradaban tersebut.

    Sikapnya yang berbeda, kalangan pesantren dikeluarkan dari anggota Kongres Al Islam di Yogyakarta 1925, akibatnya kalangan pesantren juga tidak dilibatkan sebagai delegasi dalam Mu’tamar ‘Alam Islami (Kongres Islam Internasional) di Mekah yang akan mengesahkan keputusan tersebut.

    Didorong oleh minatnya yang gigih untuk menciptakan kebebsan bermadzhab serta peduli terhadap pelestarian warisan peradaban, maka kalangan pesantren terpaksa membuat delegasi sendiri yang dinamai dengan Komite Hejaz, yang diketuai oleh KH. Wahab Hasbullah.

    Atas desakan kalangan pesantren yang terhimpun dalam Komite Hejaz, dan tantangan dari segala penjuru umat Islam di dunia, Raja Ibnu Saud mengurungkan niatnya. Hasilnya hingga saat ini di Mekah bebas dilaksanakan ibadah sesuai dengan madzhab mereka masing-masing. Itulah peran internasional kalangan pesantren pertama, yang berhasil memperjuangkan kebebasan bermadzhab dan berhasil menyelamatkan peninggalan sejarah serta peradaban yang sangat berharga.

    SUMBER:http://www.nu.or.id/page/id/static/9/Sejarah.html

    Apa jadinya kalau niat “raja” dari Muhammad bin Abdul Wahab tersebut terwujud ?
    ………….

  68. Adakah selain NU yg mengklaim hal tersebut? Nampaknya nt belum pernah ke haramain ya… atau buta sejarah. Nt ga’ tahu bahwa kalaulah bukan karena Allah kemudian karena masuknya haramain ke dalam kekuasaan Ibnu Saud (yg nt cap wahhabi itu), niscaya kaum muslimin di masjidil haram masih terpecah belah dalam shalat berjamaah… masing-masing pengikut madzhab dahulu hanya shalat di belakang imam madzhabnya, jadi tiap waktu shalat ada empat kali jama’ah… benar-benar fenomena perpecahan yg menyedihkan… bahkan di area thawaf terdapat empat mihrab, untuk empat madzhab. Ga’ percaya khan? Silakan baca kitab Mir’aatul Haramain yg ditulis oleh komandan Turki Utsmani (yg terkenal dengan kesufiannya). Di situ ia memuat foto-foto tentang Haramain sebelum masuk ke dalam kekuasaan Ibnu Saud.

  69. muhajir mengatakan:

    SEPERTINYA , ENTE KEBERATAN PEMBACA LAIN MENGETAHUI KEANEHAN FATWA BIN BAZ TENTANG NIKAH KONTRAK.

    KOMENTAR SAYA SEBELUMNYA TIDAK DITAYANGKAN , KLENAPA?
    AYO……………KENAPA ?

  70. muhajir mengatakan:

    APAKAH BENAR………
    TERCATAT DALAM DALAM SEJARAH “SEORANG YANG TERMASUK SAHABAT NABI SAW,YAITU MUAWIYAH BIN ABU SOFYAN TELAH MENGADAKAN “HAL YANG BARU (BID’AH) ” BERUPA “PELAKNATAN DI ATAS MIMBAR MASJID SAAT SHALAT JUMAT” TERHADAP SAHABAT NABI LAINNYA YANG BERNAMA “ali bin abu thalib” ?
    BAGAIMANA MENURUT KEYAKINAN SALAFY WAHABY ?

    DITUNGGU KOMENTNYA !
    JANGAN DIHAPUS ! DAN JANGAN MENUTUPI KEBENARAN KALAU MENGETAHUINYA !

  71. muhajir mengatakan:

    DASAR ORANG wahaby…….MAU MENANG SENDIRI !

    Komentar yang mengkritisi Wahaby yang saya post kan , selalu tidak ditampilkan !

    semua kedunguan WAHABY ………….tertuntaskan di website:abu salafy.

    DAN SAYA TELAH MEYAKINI AKAN “GERAKAN PURITAN WAHABY” YANG ULAMANYA “RATA-RATA MIRIP DAZAL BERMATA SATU”

  72. “MIRIP DAZAL”?? ck ck ck… wong nulis aja masih belepotan kayak gitu kok minta ditampilkan komennya… komen hasil copas tanpa dalil ilmiah hanya cocok dilempar ke ‘tong sampah’.
    Terima kasih telah bagi-bagi pahala anda ke ulama kami… makin sering antum mencaci ulama kami, makin banyak pahala yg antum berikan kpd mereka (kalau antum memang punya pahala), atau makin banyak dosa mereka yang antum ambil (kalau antum sudah tidak punya pahala)…

  73. SAMA SEKALI TIDAK BENAR, yg benar justru Mu’awiyah radhiyallaahu ‘anhu sedih saat mendengar berita terbunuhnya amirul mukminin Ali radhiyallaahu ‘anhu, sebagaimana yang dinukil oleh ibnu Katsir dlm Al Bidayah wan Nihayah. Itu yg diyakini oleh salafy wahhaby. Kami mencintai Mu’awiyah dan mencintai Ali bin Abi Thalib, namun kecintaan dan loyalitas kami terhadap yg kedua lebih besar karena yang kedua (Ali) lebih afdhal dan lebih dicintai oleh Allah dan Rasul-Nya. Adil dan indah khan madzhab kami?? Ga’ seperti madzhab syi’ah yg penuh kebencian thd para sahabat Nabi dan melaknat bahkan mengkafirkan mereka.
    Puas dengan jawaban ana?

  74. Ana ga’ tampilkan karena beliau tidak pernah membolehkan yg namanya nikah kontrak… itu kedustaan yg nt bikin-bikin atas fatwa beliau. Tolong bung, syekh Bin Baz itu orang arab asli, kalau nt mau nukil fatwanya nukil dlm bahasa Arab, jangan dlm bahasa terjemahan, apalagi terjemahan orang yg memusuhinya… nt sungguh tidak tau adab diskusi kalau begitu.
    Yg beliau bolehkan adalah menikah dengan niat akan menceraikan setelah tempo waktu tertentu, akan tetapi niat tsb tidak diutarakan saat melamar/akad. Ini sesuatu yg dibolehkan hampir oleh seluruh ulama (hampir terjadi ijma’ akan bolehnya hal tsb), yg melarangnya hanyalah Imam Al Auza’i. Demikian menurut penjelasan Ibnu Qudamah dlm kitab Al Mughni. Apa anehnya dgn fatwa Syaikh Bin Baz setelah ini? Beliau tidak mendatangkan fatwa baru, namun sekedar mengikuti pendapat ulama yg terdahulu… Adapun syaikh Muhammad bin Shalih Al Utsaimin tidak membolehkan hal tsb, dan beliau juga ulama salafy wahhabi. Agar nt tahu saja, bahwa masalah itu adalah masalah ijtihadiyyah sejak ratusan tahun lalu, bukan masalah kemarin sore…

  75. makasih shere ttg ini, menambah keilmuan saya.
    minta ijin copy paste di fb saya , Jazakumullah