Fatwa Syaikh Al ‘Allamah Abdul Muhsin Al ‘Abbad ttg Jihad di Dammaj

Posted: 1 Desember 2011 in fatwa, fikih, fiqih, siyasah syar'iyyah

Berikut ini adalah teks pertanyaan akhuna Abdurrahman Al Umaysan (thalib asal Yaman yg studi di Jami’ah Islamiyyah) thd Syaikhuna Al Abbad:

قد سألت شيخنا العلامة عبدالمحسن العباد البدر – حفظه الله – ظهر يوم الثلاثاء الموافق 4 من شهر الله المحرم هـ1433 في مسجده عن الجهاد في دماج وماذا تنصحوننا أن نفعل وكذلك أهل اليمن – إذ إن شيخنا متتبع لأخبارهم منذ فرض عليهم الحصار

Saya bertanya kepada syaikhuna Al ‘Allamah Abdul Muhsin Al ‘Abbad -hafizhahullah- pada hari Selasa siang, tggl 4/1/1433 H di mesjid beliau; tentang jihad di Dammaj dan apa yang antum nasehatkan supaya kami dan warga Yaman lakukan, mengingat engkau -wahai Syaikh- selalu mengikuti berita mereka sejak pengepungan dimulai?

فأجاب شيخنا متألما: لا شك أن ما يحصل في دماج من قتال هو جهاد في سبيل الله فمن استطاع من أهل اليمن أن يقاتلهم فليفعل لكن لابد من استئذان الأبوين وأنا أقول مناوشة الرافضة من جوانب متعددة هو الأولى، لأن الوصول لدماج والقتال معهم صعب لأنهم محاصرون من كل جانب

Maka Syaikh menjawab dengan nada sedih: Tidak diragukan bahwa perang yang terjadi di Dammaj adalah JIHAD FI SABILILLAH. Siapa pun dari warga Yaman yang bisa memerangi mereka, hendaklah turut serta, namun harus minta izin terlebih dahulu kepada kedua orang tuanya. Menurutku, menyerang kaum rafidhah dari banyak sisi lebih diutamakan, mengingat sulitnya untuk masuk ke Dammaj dan sulitnya berperang bersama mereka  (ikhwan kita -pent), karena mereka dikepung dari seluruh penjuru.

ختم الشيخ بقوله:  الله يدمر الرافضة الله يدمرهم

Syaikh lantas menutup jawabannya dengan mengatakan: Semoga Allah menghancurkan kaum Rafidhah… semoga Allah menghancurkan mereka !

—————————————–

Keterangan:

Jawaban Syaikh di atas menunjukkan bahwa jihad bagi selain warga Dammaj sifatnya fardhu kifayah dan statusnya sebagai jihad thalabi (offensif), karenanya beliau mensyaratkan harus izin orang tua terlebih dahulu, dan mensyaratkan bagi ‘yg mampu melakukannya’. Adapun izin pemerintah/waliyyul amri maka tidak perlu dipertanyakan sebab pemerintah Yaman sendiri telah berulang kali terlibat perang dengan kaum Syi’ah Hutsiyiin selama tujuh tahun belakangan… sehingga izin mereka secara implisit (dhimni) telah terwujud sejak dahulu.

About these ads
Komentar
  1. didik mengatakan:

    Izin untuk di sebarkan di blog saya ustadz

    jazakallah khairan

  2. [...] : blog Ustadz Abu Hudzaifah hafidzahullah Share this:FacebookLike this:SukaBe the first to like this post. By didiksuyadi [...]

  3. [...] oleh Ustadz Abu Hudzaifah Sufyan Basweidan, MA publish kembali oleh Moslemsunnah.Wordpress.com Berbagi dengan yang lain [...]

  4. abdullah mengatakan:

    Mari kita berdoa masing untuk jihad Dammaj :
    Allohummanshur Ikhwaananaa Salafiyyiin bidammaaj (Ya Alloh Tolonglah Saudara-saudara kami salafiyyin di Dammaj) Allohumma allif baina quluubihim (Ya Alloh satukan hati-hati mereka) Allohumma tsabbit aqdaamahum (Ya Alloh kokohkan kedudukan mereka) Wanshurhum ‘alal Qoumil Kaafirin (Tolonglah (mereka) dari orang-orang kafir) Allohumma ‘alayka birrofidhoh (Ya Alloh HANCURKAN rofidhoh) Allohumma dzalzilhum (Ya Alloh goncanglah mereka) Wafarriq Syamlahum (Obrak-abriklah persatuan mereka) Allohumma dammirhum tadmiiroo (Ya Alloh HANCURKAN mereka sehancur-hancurnya) Ya Robbal’alamin (Wahai pencipta Alam Semesta)
    Sumber :http://isnad.net

  5. Abu Humnah mengatakan:

    Jazakallahukhoir wa katsiir ya akh Abdullah. Semoga Allah SWT memudahkan ana dalam menghafal do’a ini untuk ana panjatkan bagi para salafiyyin di Dammaj. Barokallahufiik.

  6. damaralfaruq mengatakan:

    ada pengalihan berita dari berita di Dammaj ini
    yaitu berita tentang israel dan amerika mau nyerang iran
    hati2 ini adalah pengalihan berita…supaya kita lengah dengan berita yg ada di Dammaj
    krn ga mungkin mereka( musuh2 islam),yaitu israel=yahudi=iran=syiah=amerika saling serang…
    ini hanya pengalihan berita…terlaknatlah mereka musuh ISLAM..
    ALLAHU AKBAR 3X…..!!!

  7. Salam mengatakan:

    Afwan izin ngshare

  8. abu abdillah mengatakan:

    semoga konflik ini segera berakhir dng kemenangan saudara2 ahlus sunnah kita di dammaj

  9. Haryani Dawood mengatakan:

    Jujur saya baru ktemu blog sunnah yg seperti ini..Bagus masyaAllah..

  10. Abu Tsaqiif mengatakan:

    Assalaamualaikum,
    Mohon ijin share akh
    semoga memberi kemanfaatan yang lebih luas..

  11. Abu 'Aisyah mengatakan:

    Wahai Saudaraku di Dammaj..

    Allah lebih mengetahui ( dari pada kamu ) tentang musuh-musuhmu. dan cukuplah Allah menjadi pelindung ( bagimu ). dan cukuplah Allah menjadi penolong ( bagimu ). ( QS. An – Nisa’ : 45 )

    “Bilakah datangnya pertolongan Allah?” Ingatlah, Sesungguhnya pertolongan Allah itu Amat dekat. ( QS. Al Baqarah : 214 )

    ( Allah menolong kamu dalam perang Badar dan memberi bala bantuan itu ) untuk membinasakan segolongan orang-orang yang kafir, atau untuk menjadikan mereka hina, lalu mereka kembali dengan TIADA MEMPEROLEH APA-APA. ( QS. Ali Imran : 127 )

    PERANGILAH MEREKA, niscaya Allah akan menghancurkan mereka dengan ( perantaraan ) tangan-tanganmu dan Allah akan menghinakan mereka dan menolong kamu terhadap mereka, serta melegakan hati orang-orang yang beriman. ( QS. At Taubah : 14 )

    Innallaha tukhliful mi’ad..

  12. fauzi mengatakan:

    Semoga Allah memberi kemenangan kepad Ahlussunnah

  13. anas mengatakan:

    PERANG Syi’ah Hutsiyiin VERSUS WAHABY !

    COBA LIHAT, PASTI KERAJAAN SAUDI (PUSAT KOMANDO WAHABY) AKAN MENDUKUNG PEMERINTAH YAMAN MENYERANG Syi’ah Hutsiyiin.

    pemerintah Yaman dukungan saudi sepakat untuk mengobarkan peperangan antar mazhab bahkan kabilah guna menekan demo massif rakyat yaman terhadap pemerintah yaman yang zalim.

    BUKAN ANTARA Syi’ah Hutsiyiin melawan ahlu sunnah wal jamaah.

    Di Hadramaut Yaman, terdapat tokoh ahlu sunnah seperti Al-Habib As-Sayyid Umar bin Hafidz (masih keturunan Rasulullah SAW).

    Beliau tidak menganggap SYIAH sebagai KAFIR, sebagaimana anggapan Sekte WAHABY dari berbagai fatwa ulama wahaby.

  14. Umar bin Hafizh bukan Ahlussunnah, tapi sufi kelas berat. Biarpun keturunan Rasulullah kalau menyimpang ya tetap menyimpang. Tuh khomeini juga mengklaim dirinya Rasulullah.. bahkan rata2 dedengkot syi’ah juga mengklaim sbg keturunan Rasulullah. Dan banyak tokohnya yg habib juga… (ada apa sebenarnya??)

    Persamaan Sufi dengan Syi’ah:
    1. Sama2 ahli bid’ah dan khurafat
    2. Sama2 ghuluw thd orang shalih
    3. Sama2 memusuhi dakwah salaf (wahhabi).
    4. Sama2 qubury

    Perbedaan utama Sufi dengan Syi’ah:
    Sufi tidak mencaci para sahabat, tapi syi’a mencaci dan bahkan mengkafirkan para sahabat.

    Kalau persamaannya demikian banyak, mana mungkin menganggap mereka kafir? Wong tokoh2 syi’ah sendiri banyak yg habib kok… kan berabe jadinya kalau sesama habib saling mengkafirkan??
    Contoh habib2 yg syi’ah di Indonesia:
    Quraisy Shihab, Alwi Shihab, Omar Shihab, Husein Alatas, Haidar Bagir, Husein Al Habsyi (Bangil), dan masih puluhan atau bahkan ratusan lain yg syi’ah… Adapun sisanya (99 %) sufi tarekat, dan (1 %) yg benar-benar ahlussunnah sesuai manhaj salaf, atau mungkin ga’ nyampe. Sungguh tragis nasibmu wahai para haba-ib… dan lebih tragis lagi yang taklid kpd kalian.

  15. tety rohiyati mengatakan:

    Hanya doa yg bisa dipanjatkan,,,smoga Alloh slalu melindungi mrk dan kita smua…

  16. anas mengatakan:

    yang 99% habib bapak anggap sufi tarekat, apa maksudnya sufi tarekat ?

    apakah habib riziq shihab, habib munzir al musawa dengan jutaan pengikutnya (sampai di pedalaman papua di berdakwah ada di you tube) dikategorikan tarekat?

    bagaimana dengan walisongo (yang juga keturunan hadramaut) sufi tarekat? artinya mayoritas umat islam di indonesia (NU) apa bermasalah ?

  17. Sebelum saya jawab, izinkan saya mengetahui latar belakang Bapak melalui beberapa pertanyaan berikut:
    1-Bapak berasal dari mana, besar di mana, tinggal di mana dan sekarang umur berapa?
    2-Apa latar belakang pendidikan bapak? (umum/agama/pesantren/pengajian biasa)?
    3-Sudah berapa tahun Bapak mengaji dengan Habib Munzir al musawa dan yang semisalnya (kalau memang mengaji sama beliau)?
    4-Pernahkah Bapak membandingkan apa yg Bapak dapatkan selama ini dengan apa yg didakwahkan oleh pihak lain?
    5-Bapak bisa berbahasa Arab (faham baca kitab gundul) atau tidak?

    Ini dulu Pak, mohon bantu saya memberi penjelasan kepada Bapak dengan menjawab pertanyaan2 di atas. Sebab dari nada pertanyaannya, Bapak masih polos dan ingin mencari kebenaran… saya senang sekali untuk berbagi informasi, karena saya juga hidup di tengah kalangan haba-ib, jadi saya tahu persis siapa mereka dan dari mana asal-usulnya. Saya juga keturunan Hadramaut Pak. Saya justru kasihan dengan pribumi Indonesia yg -saking lugunya- diperalat oleh orang-orang yg mendakwakan dirinya sebagai keturunan Rasulullah demi kepentingan golongan mereka, bukan demi tegaknya tauhid dan sunnah Rasulullah.

    Sekedar rujukan ttg NU: bagaimana berdirinya, apa latar belakangnya, dan apa tujuannya? Bapak bisa baca sebuah buku spektakuler yg ditulis oleh mantan wartawan dengan data-data yg sangat akurat, dan bahasa yg tanpa tedeng aling-aling… bahkan si penulis sempat disantet oleh sebagian kyai NU setelah menulis buku itu. Judulnya: “Bila Kyai dipertuhankan, Membedah sistem keberagamaan NU” tulisan Ust. Hartono Ahmad Jaiz.
    Kalau susah carinya, kunjungi saja situs beliau: http://www.nahimunkar.com

    Sementara itu dulu, dan saya tunggu jawaban Bapak. Wassalaamu’alaikum

  18. anas mengatakan:

    jawaban :
    1-asal besar dijakarta
    2-latar belakang pendidikan umum
    3-Sudah 3-4 tahuanan
    4-Pernah
    5-tidak ngerti bahasa Arab

    trims pak!

  19. Baiklah Pak Anas… (walaupun ada yg terlupa, yaitu berapa usia Bapak skrg?) saya akan mulai pelan-pelan.
    Sejauh yg bapak dapatkan dari Habib Munzir, seberapa sering beliau memperingatkan ttg bahaya syirik, terutama yg berkaitan dgn kuburan?
    Pernahkah beliau menyinggung ttg fenomena pengultusan/pengeramatan terhadap kuburan para wali/haba-ib (spt acara Haul misalnya)? Ataukah menganggap hal tsb sesuatu yg dibolehkan dan justru menghasung agar pengikutnya rajin2 mengadakan tour ziarah kubur ‘para wali’?
    Pernah kah Bapak diajarkan untuk meluapkan segala harapan, gundah gulana, keluh kesah, dan hajat bapak kepada Allah saja, tanpa perantara siapa pun? Ataukah beliau mengajarkan agar kita sering-sering bertawassul dengan Rasulullah, dengan doa ‘orang shalih’, dll.
    Coba Bapak jawab lagi dengan penuh obyektivitas dan apa adanya… nanti saya lanjutkan lagi.

  20. anas mengatakan:

    jawaban:
    1. ttg bahaya syirik, terutama yg berkaitan dgn kuburan?
    beliaau mengajarkan pentingnya mengingat kematian sebgai pemutus segala potensi hidup. menganjurkan ziarah kubur agar lebih ingat akhir kehidupan. banyak mengirim sedekah/amalan yang diniatkan buat karib kerabat yang meninggal, serta mendoakan mereka , terutama orang tua, kakek nenek .
    beliau menekankan “bahwa kita mendoakan” bukan minta sesuatu dari orang yang meninggal.

    2. tentang ziarah /haul beliau mengajarkan pentingnya semangat mencontoh kehidupan orang yang wafat.dalam haul dibacakan “manakib atau terjemahan kehidupan tokoh yang meninggal. mulai

    mengenai wali, beliau mengatakan “wali yang dekat dengan kita adalah orang tua masing-masing yang muslim, terutama ibu ketika masih hidup disuruh melayaninya dengan pelayanan yang terutama–bahkan ketika sang ibu meminta sesuatu yang berujung pada kematian kita–selama diridhoi tuhan. ketika meninggal sangat disuruh rajin mendoakan dan menziarahi makamnya– sebelum kita sebagai anaknya pun meninggal dunia-

    3.beliau selalu menekankan untuk meluapkan segala harapan, gundah gulana, keluh kesah, dan hajat kepada Allah saja, sehingga sering diadakan ZIKIR “YA ALLAH YA ALLAH ! 1000 X bahkan diadakan secara akbar di istiqlal yang dihadiri banyak orang (masjid dan halamn penuh)
    bahkan dikatakan ketika “Allah ” telah berkehendak senjata Nuklir Amerika atau Israel pun tidak akan dianggap “rintangan” untuk berdakwah kepada keesaan Allah.
    (beliau sering berdakwah ke pedalaman papua melaui caranya yang khas , dan mengislamkan kepala suku dan rakyatnya disana).

    kita sering-sering disuruh beristigfar dan bershalawat kepada Rasulullah, ketika berdoa sebagai adab berdoa.

    kalau doa yang dibaca hampir sama dengan doa yang umum dibaca orang.

    sementara itu pak, maaf kalau tidak berurutan!

  21. mirsida Tanjung mengatakan:

    Izin copas artikelnya..