Arsip untuk 19 Mei 2009

celana ketat

Memakai pakaian ketat hukumnya haram dalam Islam bahkan termasuk dosa besar. Wanita yang mengenakannya terancam tidak akan mencium bau Surga. Dalam hadits shahih Rasulullah saw bersabda:

صِنْفَانِ مِنْ أَهْل النَّار لَمْ أَرَهُمَا : قَوْم مَعَهُمْ سِيَاط كَأَذْنَابِ الْبَقَر ، يَضْرِبُونَ بِهَا النَّاس ، وَنِسَاء كَاسِيَات عَارِيَات مَائِلَات مُمِيلَات رُءُوسهنَّ كَأَسْنِمَةِ الْبُخْت الْمَائِلَة ، لَا يَدْخُلْنَ الْجَنَّة ، وَلَا يَجِدْنَ رِيحهَا ، وَإِنَّ رِيحهَا لَتُوجَد مِنْ مَسِيرَة كَذَا وَكَذَا

Ada dua golongan penghuni Neraka yang belum pernah kulihat sebelumnya, sekelompok lelaki dengan cemeti laksana ekor sapi, mereka mencambuk orang-orang dengannya; dan wanita-wanita yang berpakaian namun telanjang, mereka lenggak-lenggok ketika berjalan. Di kepala mereka ada sesuatu mirip punuk unta. Mereka tidak masuk surga dan tidak pula mencium baunya, sedangkan baunya tercium dari jarak yang jauh.[1]

(lebih…)

Iklan

india_tajmahal_2003_06_252

Ikhwati fillah, kali ini kita akan beralih sejenak ke India… benar, negeri berpenduduk terbesar kedua di dunia itu dahulu adalah salah satu bumi Islam. Namun sayang kebanyakan dari kita tidak tahu sedikitpun tentang sejarah Islam di sana. Oleh karenanya, kali ini penulis akan mengulas salah seorang tokoh besar dalam sejarah India… beliau adalah salah seorang Raja yang keadilannya jadi buah bibir sepanjang masa. Beliau adalah Sultan Mudhaffar bin Mahmud, salah seorang Raja yang berkuasa di wilayah Ahmedabad India. (lebih…)

Ini Dalilnya!

Posted: 19 Mei 2009 in bantahan, Salaf
Tag:, , , ,

Bahagian Pertama

Memahami Akar Permasalahan & Solusinya

mana dalilnya1 1

Dalam kitabnya yang terkenal, Al Imam Al Hafizh Ibnu Rajab –rahimahullah– menjelaskan, bahwa para ulama berbeda pendapat mengenai hadits-hadits yang disebut sebagai poros Islam (madaarul Islaam). Diantara pendapat yang beliau nukil di sana ialah pendapat Imam Ahmad bin Hambal[1]), Imam Ishaq ibnu Rahawaih[2]), Imam Utsman bin Sa’id Ad Darimy[3]), dan Imam Abu ‘Ubeid Al Qaasim bin Sallaam[4])rahimahumullah-. Akan tetapi dari sekian pendapat yang beragam tadi, semuanya sepakat bahwa hadits ‘Aisyah berikut merupakan salah satu poros Islam: (lebih…)