Syi’ah & Hujatan thd Sahabat Nabi

Posted: 18 Juni 2009 in bantahan, Syi'ah
Tag:, , ,

Ikhwati fillah, ada apa sebenarnya antara syi’ah dengan para sahabat? Mengapa Ahmedinejad saat menang pemilu justeru menghujat sahabat? sebagaimana yg dilansir oleh eramuslim.com… Apakah antara dia dan para sahabat ada masalah warisan, sengketa perdata, atau semisalnya?
Mengapa mereka menghujat orang-orang yang telah wafat lebih dari 1300 tahun yg lalu… Mengapa syi’ah menjadikan Umar sebagai musuh nomor satunya, lalu disusul Abu Bakar, baru kemudian Iblis?? sebagaimana dalam postingan saya yg lalu (musuh utama syi’ah)
Mengapa kita tidak mendengar syi’ah menghujat Abu Jahal, Abu Lahab, Fir’aun, Haman, Qorun dan dedengkot-dedengkot kekafiran lainnya?
Mengapa justeru para sahabat?
Jawabannya jelas…
sebenarnya target mereka bukanlah individu para sahabat tadi semata. apalah artinya umar kalau dia hidup di zaman kita? apalah artinya Abu Bakar kalau dia hidup di abad kelima? Apakah artinya Abu Hurairah, Aisyah, Ibnu Umar, Ibnu Abbas, Abu Sa’id Al Khudri, Anas bin Malik dan ratusan sahabat lainnya, kalau mereka tidak meriwayatkan sebutir haditspun dari Rasulullah?? Tidak berarti sama sekali bukan… dan saya yakin Kaum syi’ah takkan menuai faidah apa-apa dengan menghujat mereka.
TAPI,,,,
Bukan mereka yang dituju sebenarnya… namun tujuannya adalah agama yang mereka bawa. Inilah pesan Imam Abu Zur’ah Ar Raazi (w. 264 H) yang mengatakan:

فإذا رأيت الرجل ينتقص أحدا ً من أصحاب رسول الله فاعلم أنه زنديق، وذلك أن الرسول عندنا حق، والقرآن حق ، وإنما أدى إلينا هذا القرآن والسنة أصحاب رسول الله ، وإنما يريدون أن يجرحوا شهودنا ليبطلوا الكتاب والسنة، والجرح بهم أولى وهم زنادقة

“Bila kalian melihat seseorang yg merendahkan salah seorang sahabat Rasul, maka ketahuilah bhw ia org zindiq (munafik). Itu krn Rasul bagi kami adalah haq, dan Al Qur’an juga hag; sedangkan Al Qur’an dan Sunnah hanya sampai kepada kita melalui para sahabat. Mereka yang merendahkan tadi ingin menghujat saksi-saksi kita agar Al Qur’an dan Sunnah dapat mereka batalkan, padahal merekalah yang lebih layak untuk dihujat, dan merekalah orang-orang zindiq (munafik) tsb”

Sampai kapan kita akan berbaik sangka kepada mereka??

Menganggap mereka bagian dari umat Islam adalah suatu kejahatan terhadap Islam. Mengagumi Iran dan Presidennya berarti mengagumi musuh bebuyutan yg lebih kejam dan busuk dari pada Yahudi.

Jangan sampai perasaan mengalahkan kecerdasan, atau simpati menutupi fikiran… memang, sikap mereka (Iran dan kaum syi’ah) sering kali lebih santun dan baik kepada umat Islam yang belum mengenalnya, dibanding sikap sebagian negara yang mengaku Sunni sendiri.

Kalaulah kita berpikir dengan hawa nafsu, kepentingan pribadi, dan sudut pandang individu tanpa merujuk kepada aturan wala’ wal baro’, KITA AKAN BERTERIAK DENGAN LANTANG BAHWA IRAN MEMANG MASYA ALLAH. AHMEDI NEJAD MEMANG SATU-SATUNYA KEPALA NEGARA YG BERANI MENGECAM AS DAN ISRAEL SECARA INTERNASIONAL. ATAU HIZBULLAH MEMANG PEMBERANI DAN PAHLAWAN ISLAM… DSB. sedangkan negara-negara Arab adalah pengecut, penakut, antek Amerika, lemah solidaritas thd masalah Palestina dst…

DI SINI LAH ILMU BERPERAN… DI SINI LAH AL WALA’ WAL BARO’ DIUJI… DI SINI LAH AKAN TERLIHAT SIAPA YANG MENGGUNAKAN SUDUT PANDANG SYARI’AT DAN SIAPA YG HANYA MAIN SIMPATI DAN MENGEDEPANKAN HAWA NAFSU…

Benarlah yg disabdakan Rasulullah berikut:

يأتي على الناس سنون خداعات يصدق فيها الكاذب ويكذب فيها الصادق، ويؤتمن فيها الخائن ويخون فيها الأمين، وينظق فيها الرويبضة. قالوا: وما الرويبضة يا رسول الله؟ قال: الرجل التافه يتكلم في أمر عام.

“Akan datang tahun-tahun penipu kpd manusia. Di sana, seorang pembohong akan dibenarkan, dan orang jujur akan didustakan. Di sana seorang pengkhianat akan diserahi amanat, dan orang yg amanah dianggap pengkhianat, lalu Ruwaibidhah pun berbicara”. Para sahabat bertanya: “Siapa itu Ruwaibidhah ya Rasulullah?”, “Dialah orang konyol yang bicara ttg masalah umum”.

Alangkah banyaknya orang yang mempercayai para pendusta hari ini… mereka percaya dengan sesumbar Iran yg anti- AS dan Zionis… mereka percaya dengan Hizbullah dan sandiwaranya dg Israel… di sisi lain, mereka menganggap negara-negara Arab yg bersih dari darah kaum muslimin sebagai pengkhianat. padahal sejarah membuktikan betapa kejamnya Syi’ah thd lawan mereka, dan betapa penyayangnya ahlussunnah thd lawan mereka.

Tapi sekali lagi, berapa banyak kita tertipu? Lupakah kita bahwa kaum munafikin sejak zaman Nabi memang sangat pandai berbicara dan mengambil hati… sepandai Ahmedi Nejad, Kang Jalal, Quraisy Shihab dan da’i-da’i syi’ah pada umumnya. lupakah kita akan firman Allah yg berbunyi:

وإذا رأيتهم تعجبك أجسامهم وإن يقولوا تسمع لقولهم كأنهم خشب مسندة يحسبون كل صيحة عليهم، هم العدو فاحذرهم قاتلهم الله أنى يؤفكون

“Kalau kalian melihat mereka, badan mereka membikin kalian takjub; dan bila mereka berbicara kalian pun mendengarkan omongan mereka. Mereka ibarat kayu yg disandarkan, yang mengira bhw setiap teriakan ditujukan atas mereka. Mereka lah musuh yg sebenarnya, maka waspadai mereka. Semoga Allah membinasakan mereka, bagaimana mereka sampai dipalingkan?” (Al Munafiqun: 4).

Postur mereka memang mengagumkan… gagah, berwibawa, murah senyum, dst… tutur kata mereka pun manis dan enak didengar… pandai merebut hati orang, dsb… sehingga orang awam senang menyaksikan acaranya di televisi, atau mendengarkan kasetnya, atau menghadiri kajiannya, atau membaca buku-bukunya… TAPI mereka lah musuh yg sebenarnya. Mereka lah musang berbulu ayam yang lebih berbahaya dari musang sungguhan. Maka Waspadai lah mereka dan jangan mudah terkecoh dengan penampilan dan omongan, sebelum mengetahui akidah dan keyakinan mereka.

Cukuplah Irak menjadi pelajaran bagi kita bahwa Syi’ah akan selalu bermuka dua… saat mereka lemah mereka akan menjilat seperti anjing kepada siapa pun… dengan iming-iming harta, wanita (baca: mut’ah), tahta… atau dengan slogan membela ahlul bait, meratapi kematian Husein, dst…

Namun saat mereka berkuasa: mereka membantai ahlussunnah dengan cara sadis yang bahkan tidak pernah dilakukan oleh zionis sekalipun… mau bukti?

tunggu cuplikannya di you tube….

Komentar ditutup.