Arsip untuk 27 November 2011

أخبار اليوم 26 / 11 / 2011 م الموافق 1 / 1 / 1433هـ في دماج :

Setelah pengepungan sebulan lebih yg dilakukan oleh kaum syi’ah hutsiyyiin la’anahumullaah terhadap ikhwan-ikhwan kita di

Dammaj-Yaman. Kemarin, tggl 1-1-1433 H kami membaca berita yg sangat melegakan tentang kondisi mereka, sebagaimana yg dilansir oleh situs http://www.islamancient.com, bahwa salah seorang koresponden mengisahkan sbb;

“Atas karunia Allah, semalam ikhwan kita mendapat curahan hujan yg diiringi rasa tentram… salah seorang dari mereka mengatakan, ‘Seumur hidup aku belum pernah melihat ketentraman seperti yang kulihat malam ini’. Sedangkan ikhwan lainnya mengatakan, ‘Wallaahi, aku benar-benar merasakan ketentraman dalam hatiku’. lantas aku pun teringat akan firman Allah ta’ala; “Allah lantas menurunkan air dari langit ke atas kalian untuk membersihkan kalian, menghapus noda-noda syaithan, menguatkan ikatan hati kalian, dan memantapkan langkah kalian” (al-anfal, 11).

Ada berita yang sampai kepada kita dari salah seorang ikhwan kita yg berjihad, dan berada di garis depan; bahwa korban tewas di kalangan syi’ah hutsiyyiin tak terhitung banyaknya. Menurutnya, para ikhwan mujahidin yang gagah berani berhasil membunuhi orang-orang hutsi tersebut dengan leluasa, walaupun mereka sendiri (mujahidin) mendapat hujan mortir… akan tetapi Allah menurunkan ketenangan atas diri mereka.

Ia juga mengabarkan bahwa yang syahid -insya Allah- dari pihak mujahidin adalah:

akhuna Shalih al-Indunisi (santri asal Indonesia), lalu dua orang ikhwan asal Amerika -yang gugur dalam pertempuran sengit hari itu-, demikian pula akhuna Abdulmalik Al Azani, dan ada lima orang lagi korban yang belum dikenal identitasnya sampai saat ini, semoga Allah merahmati mereka semua. Adapun jumlah korban luka-luka sekitar 30 orang, semoga Allah mempercepat kesembuhan mereka.

Ada beberapa mortir yang jatuh menimpa dua buah rumah di ladang, akan tetapi Allah menyelamatkan semua penghuninya sehingga tidak ada korban.

Atas karunia Allah pula, terlihat ada dua unit tank (milik syi’ah) yang terbakar, demikian pula satu unit mobil pasukan yang terbakar. Semuanya terjadi di wilayah Jumaimah.

Dinukil dari Daarul Hadits, Biehan