Tulisan terkirim dikaitan (tagged) ‘kesehatan’

INILAH.COM, Teheran – Meski negara Islam, bukan berarti Iran tak punya masalah dengan pecandu narkoba. Laporan terakhir bahkan menyebutkan ada 130 ribu pecandu baru setiap tahunnya. Wew!

“Sekitar 130 ribu orang di Iran menjadi pecandu obat bius setiap tahunnya. Sebanyak 930 ribu dari 70 juta penduduk kecanduan heroin dan opium. Jumlah tersebut akan meningkat jadi 1 juta jika obat bius lainnya dimasukkan,” papar Kepala Kepolisian Iran, Esmail Ahmadi-Moghaddam, seperti dikutip Reuters, Senin (16/11). (lebih…)

bicaraManusia biasanya mulai bicara ketika menginjak usia ngomongtertentu. Fenomena ini nampak jelas dan seakan merupakan hal biasa bagi kita… ya, karena semua orang mengalaminya di usia yang berdekatan.

Inilah yang menyebabkan sebagian orang berasumsi bahwa percakapan atau bicara merupakan hal biasa; padahal sebenarnya ini adalah mukjizat yang luar biasa. Itu karena si balita tidak tahu apa-apa tentang percakapan sebelum ia mulai bicara.

            Prof. Steven Pinker, seorang pakar ilmu percakapan yang terkenal dengan berbagai risetnya di bidang ini mengatakan; “Kita tidak pernah berfikir untuk bicara dan kita menganggapnya hal biasa. Kita lupa bahwa itu merupakan mukjizat dan hadiah yang ajaib untuk kita”.[1] 

(lebih…)

6_11Sejarah sepatu tumit tinggi

Perancis memang dianggap sebagai kiblatnya mode. Di sanalah sepatu tumit tinggi muncul pertama kali, yaitu sekitar abad tujuh belas. Konon laki-laki dan perempuan dari kalangan aristokrat[1] mengenakan sepatu model ini. Tentu saja saat itu tujuannya bukan mencari gaya baru dalam dunia mode, namun sekedar melindungi kaki dan ujung pakaian agar tidak basah saat turun hujan. Tradisi ini kemudian berkembang dan menjadi mode di kalangan wanita secara khusus sampai hari ini.

Menurut sejarah, pabrik pembuatan sepatu tumit tinggi pertama kali ada di negara bagian Massachusets Amerika Serikat, kemudian menyebar ke Inggris, Jerman dan akhirnya ke seluruh dunia. Lucunya, Russia sengaja mengadakan lomba lari dengan sepatu hak tinggi bagi ibu-ibu, dan menyaksikan banyaknya cedera yang mereka alami karena jatuh berulang kali selama perlombaan. [2] (lebih…)

celana ketat

Memakai pakaian ketat hukumnya haram dalam Islam bahkan termasuk dosa besar. Wanita yang mengenakannya terancam tidak akan mencium bau Surga. Dalam hadits shahih Rasulullah saw bersabda:

صِنْفَانِ مِنْ أَهْل النَّار لَمْ أَرَهُمَا : قَوْم مَعَهُمْ سِيَاط كَأَذْنَابِ الْبَقَر ، يَضْرِبُونَ بِهَا النَّاس ، وَنِسَاء كَاسِيَات عَارِيَات مَائِلَات مُمِيلَات رُءُوسهنَّ كَأَسْنِمَةِ الْبُخْت الْمَائِلَة ، لَا يَدْخُلْنَ الْجَنَّة ، وَلَا يَجِدْنَ رِيحهَا ، وَإِنَّ رِيحهَا لَتُوجَد مِنْ مَسِيرَة كَذَا وَكَذَا

Ada dua golongan penghuni Neraka yang belum pernah kulihat sebelumnya, sekelompok lelaki dengan cemeti laksana ekor sapi, mereka mencambuk orang-orang dengannya; dan wanita-wanita yang berpakaian namun telanjang, mereka lenggak-lenggok ketika berjalan. Di kepala mereka ada sesuatu mirip punuk unta. Mereka tidak masuk surga dan tidak pula mencium baunya, sedangkan baunya tercium dari jarak yang jauh.[1]

(lebih…)